Johann Zarco: Tetap di Tim Pramac? Aku Rapopo…

RiderTua.com – Dalam 9 dari 20 balapan MotoGP musim 2022, Johann Zarco mampu mengamankan 3 podium. Dalam memperebutkan tempat di tim pabrikan Ducati, rider Pramac itu harus menghadapi persaingan dengan rekan semerek sendiri. “Tempat di tim pabrikan memerlukan tanggung jawab besar, dan banyak faktor yang harus diperhitungkan. Saya baik-baik saja di Pramac,” katanya.. BTW: Kapan salto (backflip) kemenangan lagi?

Johann Zarco Tetap di Tim Pramac?

Di GP Catalunya, Johann Zarco finis di tempat ke-3 berkat kecerobohan Aleix Espargaro. Ini merupakan podium ketiganya musim ini, setelah GP Mandalika (finis ke-3) dan Portimao (ke-2). Sebelum balapan di Sachsenring, pembalap Pramac-Ducati itu percaya diri dengan Desmosedici GP22-nya. “Sekarang saya tahu motor saya lebih baik dan saya bisa cepat dengan set-up yang berbeda. Kami bisa membangun itu,” ujar Zarco.

Setelah kalender MotoGP dikurangi menjadi 20 balapan, GP Liqui Moly Jerman menandai titik tengah dari kekuatan musim 2022.

Tapi persaingan internal sangat bagus. Pembalap Grensini Enea Bastianini sudah membukukan 3 kemenangan, sementara rekan setimnya Jorge Martin meraih dua podium musim ini (dua kali finis di tempat kedua). “Ducati mempunyai pilihan antara Enea, Martin dan saya. Mereka tidak akan terburu-buru dan meluangkan waktu untuk membuat keputusan yang tepat,” imbuh peringkat 4 dalam klasemen itu yakin.

Tetapi Zarco juga tidak menolak untuk tetap berada di tim Pramac. “Tempat di tim pabrikan memerlukan tanggung jawab besar, dan banyak faktor yang harus diperhitungkan. Saya baik-baik saja di Pramac, karena kita juga dapat melanjutkan proyek ini,” lanjutnya.

Mengomentari peluangnya untuk mendapat tempat di tim pabrikan, dengan bercanda dia menjawab, “Jika saya memenangkan dua balapan berikutnya sebelum liburan musim panas, maka mungkin saya punya argumen untuk masuk ke tim pabrikan.”

Meskipun berhasil mengamankan pole position tahun lalu, Zarco belum mampu finis di posisi tiga besar dalam empat penampilannya di MotoGP di Sachsenring. Namun, karena absennya ‘Raja Sachsenring’ Marc Marquez, pembalap itu Ducati berpikir peluangnya akan bagus tahun ini.

“Sangat positif bagi kami bahwa Marc tidak ada di sana akhir pekan ini, jadi ada satu tempat lagi di podium untuk diperebutkan. Mungkin kita bisa membuat sejarah dan meraih kemenangan sebagai penggantinya,” pungkas Zarco sambil tersenyum.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page