Kawasaki KLX 150 di Tengah Persaingan di Kelasnya

RiderTua.com – Kawasaki sudah menghadirkan varian baru untuk KLX 230 di Indonesia beberapa waktu lalu. Walaupun mereka memiliki KLX yang lainnya, tapi model KLX 150 masih menjadi andalannya. Kawasaki menyebut mereka tak terlalu terusik dengan pesaingnya KLX 150 seperti Honda CRF150L dan Yamaha WR155R. Sebab produk yang ditawarkannya juga memiliki keunggulan.

Baca juga: Kawasaki Hadirkan Dua Varian Baru Untuk KLX 230!

Kawasaki Tak Terusik Dengan Pesaingnya KLX 150

Segmen motor trail di Indonesia memiliki berbagai jenis varian yang dijual, dari mesin 150 cc sampai lebih dari 500 cc. Tapi motor trail 150 cc yang memiliki banyak peminatnya, jelas karena harganya yang terjangkau. Selain itu, motor juga tetap nyaman dikendarai dalam berbagai medan jalan yang beragam.

Sejauh ini motor trail 150 cc yang ada di Tanah Air baru tersedia tiga model, terdiri dari Honda CRF150L, Yamaha WR155R, dan Kawasaki KLX 150. Dari ketiga model tersebut, CRF150L cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia. Tentunya ini membuat KLX 150 merasa tersaingi oleh kedua rivalnya tersebut.

(Otosia)

Unggulan Kawasaki

Meskipun dengan CRF150L dan WR155R yang memiliki sejumlah keunggulan, Kawasaki tak takut dengan mengandalkan KLX 150. Malah mereka percaya kalau tiap model pasti memiliki keunggulannya tersendiri. Untuk KLX 150 sendiri, motor ini hadir sebagai motor dual purpose bermesin 150 cc 4 tak.

Ini menjadikan KLX 150 menjadi pelopor motor dual purpose di Tanah Air, sehingga membuatnya unggul dari kedua rival beratnya tersebut. Tapi tetap saja, masing-masing menawarkan kualitas yang cukup bagus dari produk unggulannya. Seperti KLX 150 yang masih menjadi andalan Kawasaki sampai sekarang.

Sejauh ini KLX 150 masih mencatatkan penjualan yang cukup bagus. Meski model motor sport Kawasaki paling laris terjual di pasar, tapi KLX 150 tetap menjadi motor yang difavoritkan oleh konsumen.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page