Honda Vario-PCX 160 Alami Kenaikan Harga, Yamaha?

RiderTua.com – Honda Vario dan PCX 160 kini menjadi andalan Honda di segmen skutik 150 cc ke atas di Indonesia. Meskipun begitu, kedua motor matik ini tak bisa menghindari kenaikan tarif PPN begitu saja. Sehingga Honda Vario dan PCX 160 mengalami kenaikan harga yang cukup tipis. Sementara rivalnya, Yamaha, masih menjual motor matiknya dengan harga lamanya.

Baca juga: Motor Matik Honda yang Paling Lama Indennya

Honda Vario dan PCX 160 Mulai Naik Harganya

Sebelumnya harga skutik dibawah 150 cc mengalami kenaikan di Indonesia, walau kebanyakan terjadi pada produknya Honda. Ini terjadi sebagai akibat dari naiknya tarif PPN (pajak penambahan nilai) hingga 11 persen. Sehingga harga sepeda motor mengalami kenaikan yang bervariasi.

Kini giliran skutik bermesin 150 cc ke atas yang naik harganya, dan ini terjadi pada model Vario dan PCX 160, serta Forza 250. Kenaikan harganya cukup bervariasi, dari Rp 1,5 juta hingga Rp 4 jutaan, tergantung dari modelnya. Namun hanya ADV 150 saja yang masih dijual dengan harga lamanya.

(Pikiran Rakyat)

Masih Stabil

Sementara itu, Yamaha masih menjual skutik 150 cc dengan harga lamanya, walau sebenarnya mereka sudah menaikkan harganya sejak April lalu. Sejauh ini Yamaha menawarkan berbagai macam skutik Maxi di Indonesia, dari NMAX, XMAX, TMAX, sampai Aerox 155. Tapi nampaknya semua model matik ini tak mengalami kenaikan harga apapun untuk sekarang.

Kemudian Kymco dan BMW juga tak mengubah harga jual motor matiknya. Kymco sendiri menawarkan model Downtown 250 dan X-Twon 250i, sedangkan BMW menjual dua varian C400 di Tanah Air. Tapi dari berbagai model yang disebutkan sebelumnya, Yamaha TMAX dibanderol paling mahal, yaitu Rp 320 jutaan.

Mungkin untuk sekarang belum banyak produsen motor yang menaikkan harga motor matiknya. Siapa tahu untuk beberapa bulan ke depan, harga jualnya bakal direvisi lagi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page