Marco Bezzecchi: ‘Scary Mugello’.. Pernah Ngompol Dicelana

RiderTua.com – Dua rookie memanfaatkan kesempatan mereka di kualifikasi MotoGP Mugello dalam kondisi sulit. Marco Bezzecchi melesat ke posisi ke-2 di grid hanya terpaut 0,088 detik di belakang pembalap tercepat Fabio Di Giannantonio (Gresini). Ini merupakan pencapaian terbesar bagi rookie dari tim Mooney VR46 itu di musim debutnya. “Kondisi di sesi kualifikasi memang aneh, tapi saya biasanya menyukai kondisi ini. Benar-benar memacu adrenalin. Saya selalu menikmatinya, tetapi hari ini saya lebih suka kondisi kering. Agak aneh, melibas tikungan Arrabbiata ditengah rintik hujan,” ujar Bez sambil tersenyum. Dia juga tak pernah meninggalkan sedikit humornya tentang tikungan pertama San Donato, di mana katanya sempat ‘ngompol’ disana, entah arti sebenarnya atau kiasan yang mengacu pada rasa takut..

Marco Bezzecchi: ‘Scary Mugello’

BTW, untuk balapan kandangnya Bezzecchi mempersiapkan sebuah helm spesial bertuliskan ‘Scary Mugello’. Setelah manuver pengereman pertamanya dengan motor MotoGP di depan tikungan San Donato (tikungan pertama setelah start dan juga yang paling lambat), sambil tertawa dia kemudian mengkonfirmasi, “Di San Donato saya ngompol (membasahi celana saya) di lap pertama saya di sana (dengan motor MotoGP).”

“Pada akhirnya, itu adalah hari Sabtu yang sangat positif bagi saya. Kami melakukan pekerjaan dengan baik. Tentu saja saya tidak menyangka bisa start dari barisan depan, tetapi kami bekerja dengan sangat baik dan itulah mengapa kami pantas mendapatkan hasil ini,” ujar pembalap asal Rimini-Italia yang menurunkan rekan setimnya Luca Marini ke posisi ke-3 di grid.

Melihat balapan 23 lap, peringkat 18 dalam klasemen itu mengatakan, “Enea (Bastianini), Aleix (Espargaro) dan Pecco (Bagnaia) sangat sangat cepat. Kecepatan saya baik, tetapi tidak cukup cepat untuk mengikuti mereka. Hanyalah mimpi untuk bertarung memperebutkan podium. Namun jika kita realistis, itu tidak mungkin. Mungkin kita bisa menemukan 0,1 detik dalam pemanasan.”

“Target saya besok, bukan mencoba bertarung untuk meraih kemenangan. Masih terlalu dini untuk itu. Saya ingin menggunakan ini sebagai kesempatan untuk melihat para pembalap papan atas dan belajar sebanyak mungkin dari mereka,” pungkas Bez.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page