Marc Marquez: Saya Menggunakan Setting yang Sama Seperti di Mandalika

RiderTua.com – Marc Marquez menggunakan setting yang sama seperti di Mandalika… Pembalap MotoGP Repsol Honda itu mengatakan, hari pertama di Texas adalah tentang menggantikan crash di Mandalika. “Kami harus berkembang,” kata Marc setelah menempati posisi ke-6 pada latihan hari pertama 0,499 detik di belakang waktu terbaik pembalap pabrikan Pramac-Ducati Johann Zarco, di mana dia memenangkan 7 dari 8 penampilannya di Circuit of The Americas. Hanya pada 2019, rider berusia 29 tahun itu gagal finis karena crash, ketika Alex Rins menang didepan Valentino Rossi. Itu adalah upaya comeback yang sangat sukses untuk Marquez, yang menderita diplopia beberapa hari yang lalu.

Marc Marquez Menggunakan Setting yang Sama Seperti di Mandalika

“Itu adalah hari Jumat yang sulit karena kita harus mempertimbangkan bahwa saya memulai balapan lagi setelah 3 minggu. Saya harus melupakan crash di Lombok, saya harus menekannya 2 minggu terakhir dan saya berhasil. Ketika saya melihat bahwa kecepatan saya benar, saya mencoba untuk rileks dan membalap dengan baik. Saya membalap dengan set-up dasar yang biasa, kami tidak banyak mengubah motor karena saya ingin melakukan lap sebanyak mungkin,” ujar juara dunai MotoGP 6 kali itu.

“Pada hari Sabtu kami akan mengerjakan motor. Sedangkan pada hari Jumat, saya fokus pada diri sendiri karena saya harus membiasakan diri lagi mengendarai MotoGP. Pertama saya harus mendapatkan kembali kepercayaan diri pada motornya,” tambah rider berjuluk Baby Alien itu.

Kakak Alex Marquez (LCR) itu menambahkan, “Saya memulainya pada hari Jumat dengan setting yang saya pakai saat pemanasan di Indonesia. Ini adalah basis kami. Saya melakoni tes musim dingin dengan set-up ini dan mengikuti balapan di Qatar dengan set-up itu. Tidak ada alasan untuk mengubah apa pun tentang set-up itu. Tapi dengan set-up ini kami mengalami masalah pada hari pertama. Itulah mengapa kita harus mengubah sesuatu dan mencoba menjadi lebih baik.”

“Pada hari Jumat saya mencoba untuk menemukan feeling yang baik untuk motor. Ketika kita menemukan itu, kita lebih sensitif dan kita dapat meningkatkan banyak hal,” pungkas pemenang MotoGP 59 kali itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives