Aleix Espargaro: Aprilia Motor Tercepat di Dunia!

RiderTua.com – Aleix Espargaro berujar, “Hari ini kami membuktikan bahwa kami memiliki motor tercepat di dunia,” katanya. Itu sesuatu yang membuatku bahagia… Pada balapan ke-200 MotoGP-nya, pembalap berusia 32 tahun itu memberi tim pabrikan Aprilia pole position pertama di kelas 4-tak MotoGP. Aprilia memasuki kategori baru ini pada tahun 2002 dengan Cube 3-silinder 990cc, yang mesinnya dibuat di Cosworth di Inggris. Setelah 3 tahun, Aprilia absen. Pabrik mengalami kebangkrutan dan Bos perusahaan Ivano Beggio harus menjual perusahaannya ke Piaggio Group.

Aleix Espargaro: Aprilia Motor Tercepat di Dunia

Pada saat memakai motor CRT (2012 dan 2013), Aprilia ambil bagian dalam tim Aspar dengan Aleix Espargaro dan Randy de Puniet lagi di kelas utama. Tetapi dengan mesin Superbike itu, tentu saja hanya di CRT untuk memenangkan sesuatu. Baru pada tahun 2015, Aprilia kembali ke Kejuaraan Dunia MotoGP. Mereka mendirikan usaha patungan bersama Fausto Gresini, untuk pertama kalinya pada tahun 2016 dengan prototipe V4 1000cc yang benar-benar baru.

Ada banyak kerugian yang ditanggung. Anggaran tidak sebanding dengan kompetisi, dan adanya penandatanganan ‘ganjil’ pembalap seperti Andrea Iannone, Scoot Redding, Sam Lowes, Bradley Smith dan Lorenzo Savadori.

Tetapi Aprilia RS-GP menjadi lebih bertenaga dari tahun ke tahun. Dan pada tahun 2022 pabrikan asal Noale-Italia itu memiliki dua tempat start sendiri di Dorna (tanpa Gresini) untuk pertama kalinya. Pada tahun 2021, mereka juga berhasil merekrut Maverick Vinales adalah pembalap top kedua. Aleix Espargaro berhasil mempersembahkan podium pertama untuk Aprilia di kelas MotoGP di Silverstone dengan tempat ke-3.

Di kelas premier (500 cc/MotoGP), terakhir Aprilia menempati posisi start terbaik pada tahun 2000 dengan Jeremy McWilliams pada 500 cc twin.

Saat konferensi pers Aleix mengatakan, “Saya sangat senang dan bangga dengan apa yang bisa kami capai. Ini adalah musim keenam saya bersama Aprilia. Saya tahu seberapa jauh perjalanan kami ke puncak, saya ingat betapa kami menderita. Hari ini kami membuktikan bahwa kami memiliki motor tercepat di dunia. Itu sesuatu yang membuatku bahagia.”

“Saya tahu, itu tidak terlalu penting karena poin hanya diberikan pada race hari Minggu. Ini perasaan yang baik ketika kita menjadi yang tercepat di lintasan. Saya mendedikasikan kesuksesan ini untuk semua orang yang terlibat dalam proyek MotoGP di Aprilia, termasuk teknisi di departemen balap yang tidak berada di trek tetapi di Noale,” imbuh papa si kembar Max dan Mia itu sumringah.

Apa yang membuat skuad Aprilia percaya diri untuk race hari Minggu? Aleix juga menunjukkan kecepatan balapan yang mengesankan di FP2. Selain itu, berulang kali dia menetapkan waktu terbaik di sektor 2 dan 3.

“Motor kami terasa sangat baik hari ini, terutama dengan ban depan hard,” jelas pembalap asal Spanyol, yang merupakan satu-satunya dari 24 pembalap reguler yang belum pernah memenangkan balapan bahkan di kelas kecil sekalipun.

“Saya bisa late braking dan saya bisa membalap dengan kecepatan menikung tinggi. Mesin bekerja dengan baik hari ini. Kecepatan balapan juga mengesankan. Tapi aku harus tetap waspada karena ini masih hari Sabtu. Masih banyak yang harus kami analisis. Sesi pemanasan akan berlangsung 40 menit, bukan 20 menit. Tentu saja, meraih pole position membuat saya percaya diri. Besok saya akan gas pol mulai dari lap pertama, konsumsi bahan bakar terlihat bagus. Kami dalam posisi start yang bagus. Saya akan tetap sesantai mungkin dan melakukan yang terbaik,” pungkas kakak Pol Espargaro (Repsol Honda) itu.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives