Pembalap ‘Underdog’ Masuk Top-2 MotoGP 2022

RiderTua.com – Dua pembalap ‘underdog’ atau tidak diunggulkan berada di dua besar peringkat klasemen sementara MotoGP 2022.. Bastianini peringkat pertama dan Brad Binder kedua.. Kali ini kita membahas rider KTM di mana bosnya mengatakan, meski bermasalah Brad Binder mampu finis ke-8, dan kini peringkat ke-2 dunia!… Di MotoGP Qatar, rider Red Bull KTM itu melesat dari start posisi ke-7 di grid finis di posisi ke-2. Di GP Indonesia, pembalap asal Afrika Selatan itu mampu finis di tempat ke-8 dengan KTM RC16, meskipun rear ride height device bermasalah. Sekarang pembalap berjuluk ‘Brad Attack’ itu menempati peringkat 2 dalam klasemen pembalap. Terlepas dari kemenangan ke-6 di kelas utama yang berhasil diraih Miguel Oliveira untuk KTM, Direktur Motorsport Pit Beirer memuji performa kuat Brad Binder di Mandalika.

Pembalap ‘Underdog’ Masuk Top-2 Peringkat Dunia

Setelah melakoni 20 lap basah, Miguel Oliveira tanpa cacat berhasil melewati garis finis sebagai pemenang. KTM yang telah berada di kelas utama sejak 2017, meraih kesuksesan MotoGP ke-6 mereka secara keseluruhan. Selain itu, sekarang Red Bull KTM memimpin dalam klasemen tim. Binder dan Oliveira menempati peringkat 2 dan 4 dalam klasemen pembalap. Selain itu, KTM juga memimpin klasemen pabrikan untuk pertama kalinya!

Dalam sebuah wawancara Pit Beirer mengatakan, “Selama balapan kami melihat bahwa performa Brad terganggu oleh rear ride height device yang rusak. Kami senang dia mampu bertahan dan pada akhirnya mengumpulkan beberapa poin penting melawan banyak rival yang telah menyalipnya.”

Ketika balapan MotoGP di Mandalika diumumkan sebagai wet race oleh Race Direction setelah diguyur hujan monsun, Red Bull-KTM tidak memiliki harapan berlebihan mengenai performa balap Binder (meskipun posisi start 4).

Beirer menambahkan, “Dengan pengecualian balapan di lintasan basah GP Austria di Spielberg pada 2021, sejauh ini Brad menjadi pembalap yang sangat buruk di balapan basah. Itulah mengapa kami sering mengirimnya keluar dengan motor MotoGP selama tes musim dingin. Kami membiarkan dia melibas setiap lap basah. Tempat ke-8 di Lombok adalah hasil teratas bagi Brad saat wet race. Karena dulu dia belum pernah mencetak satu poin pun di balapan MotoGP di tengah hujan, kecuali Spielberg tahun lalu. Ini tidak boleh dilupakan.”

Setelah finis ke-2 dan ke-8, Juara Dunia Moto3 2016 dan runner-up Moto2 2019 dengan total 17 kemenangan balap (di kelas MotoGP menang di Brno 2020 dan Spielberg 2021) itu, menempati peringkat 2 hanya terpaut 2 poin di belakang pemimpin klasemen Enea Bastianini (Gresini-Ducati).

Luar biasa, Binder berhasil mencetak 21 poin dalam 22 balapan terakhir di semua musim. Satu-satunya klimaksnya sejak 25 Oktober 2020 yakni di GP Teruel-Aragon terjadi crash di tahap awal GP Jerez pada 2021.

Setelah itu, Brad Binder mengalami GP Misano-2 yang bergejolak pada 24 Oktober. Rider KTM itu crash di lap inspeksi, jadi dia memulai sesi pemanasan dari pit lane dan kemudian mendapat long lap penalty karena melanggar limit lintasan. Meski demikian, pembalap bernomor #33 mencetak 5 poin berharga dengan finis di posisi ke-11.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives