Dovizioso Belum Penuhi Ekspektasi Razali, Menunggu Quartararo Jilid-2

RiderTua.com – Dovizioso belum memenuhi ekspektasi Razlan Razali, menunggu Quartararo jilid-2: apakah RNF akan menemukan bakat ajaib lagi di tim satelit Yamaha?… Hasil yang dicapai Yamaha selama GP Qatar meninggalkan banyak hal yang diinginkan. Balapan awal musim MotoGP belum memenuhi ekspektasi Yamaha. Brand asal Jepang itu mendapat tantangan untuk menghadirkan motor dengan performa setinggi mungkin, agar Fabio Quartararo kembali mampu bersaing memperebutkan gelar Juara Dunia. Namun, sejauh ini belum terjadi. Kurangnya power hanyalah salah satu dari banyak masalah yang harus dipecahkan oleh merek asal Jepang itu. Baik tim resmi maupun satelit jelas kecewa dengan hasil ini, meskipun mereka percaya pada perbaikan di masa depan.

Dovizioso Belum Memenuhi Ekspektasi Razlan Razali

Usai balapan perdana di Qatar, Quartararo tidak menyembunyikan kekesalannya pada situasi ini. Pembalap asal Prancis yang berhasil naik ke puncak podium musim lalu itu, melintasi garis finis hanya di posisi ke-9. Ini juga merupakan hasil terbaik Yamaha di Sirkuit Losail musim ini.

Di penghujung balapan, Massimo Meregalli selaku manajer tim Yamaha mengaku kecewa. “Kami sudah tahu bahwa balapan ini akan sulit setelah kualifikasi pada hari Sabtu. Tetapi kami kecewa dengan hasil pada race hari Minggu. Sebelum datang ke trek ini, kami memiliki ekapektasi yang lebih tinggi daripada yang terwujud selama akhir pekan,” ujar bos asal Italia itu.

Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli sudah mengalami peningkatan tekanan ban depan selama opening lap di balapan. Masalah yang tidak bisa dijelaskan oleh Yamaha, dan itu membuat segalanya menjadi lebih rumit bagi para pembalap pabrikan. “Kedua pembalap mengalami tekanan ban yang luar biasa tinggi sejak awal balapan. Ini mencegah mereka tampil menyerang seperti biasanya. Kami akan menyelidiki mengapa ini terjadi,” imbuh Merregalli.

“Fabio memiliki start yang bagus dan itu menguntungkannya. Dia melakukan yang terbaik yang dia bisa mengingat situasinya. Franco sedikit kesulitan di awal, tapi kemudian dia mendapatkan kecepatan yang lebih stabil. Kami harus mengambil langkah untuk balapan berikutnya dan memastikan kami lebih dekat ke depan, di mana kami seharusnya berada,” jelas Meregalli dengan pandangannya yang sudah tertuju pada GP Indonesia.

Kurangnya hasil ini juga mempengaruhi tim satelit, WithU RNF Racing Team. Darryn Binder memulai debutnya sebagai pembalap MotoGP dengan finis di posisi ke-16. Namun, Razlan Razali selaku pemilik tim, optimis dengan hasil yang ditorehkan rider asal Afrika Selatan itu.

Quartararo, Qatar MotoGP test Feb 2019

“Saya pikir itu balapan yang bagus untuk kami. Kami sangat senang dengan apa yang telah dilakukan Darryn saat bertarung dengan semua rookie dan hanya kalah dari Remy (Gardner) yang merupakan Juara Dunia Moto2. Akan menyenangkan jika bisa mencetak 1 poin. Tetapi pengalaman menyelesaikan balapan ini dengan beduel melawan pemula lainnya, jauh lebih berharga ketimbang poin itu. Ada lebih banyak potensi yang bisa dilakukan Darryn dalam beberapa balapan berikutnya,” ujar bos tim asal Malaysia itu.

Rekan setimnya, Andrea Dovizioso finis di urutan ke-14. Namun, Razali tidak menganggap hasil ini cukup bagi rider asal Italia itu. “Kita perlu menemukan cara untuk melakukan yang lebih baik. Dari komentar yang dia berikan, ada waktu baginya untuk berkembang di balapan berikutnya. Secara keseluruhan kami senang menyelesaikan akhir pekan ini dengan beberapa poin, kami menantikan balapan berikutnya di Mandalika,” pungkas Razali.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives