Dengan GP21, Bastianini Bisa Bertarung untuk Gelar Dunia

RiderTua.com – Menurut Pecco Bagnaia dengan GP21, Bastianini bisa bertarung untuk gelar dunia. Pada tahun 2021, Maverick Vinales (Yamaha) membutuhkan waktu 42:38,663 untuk memenangkan race MotoGP Qatar-1 selama 22 lap. Seminggu kemudian, Fabio Quartararo (Yamaha) menang dengan catatan waktu 42:23,997 di race Qatar-2. Enea Bastianini berjaya tahun ini dengan catatan waktu 42:13,198. Pembalap Gresini Ducati itu 10,799 detik lebih cepat dengan GP21, dari catatan waktu Quartararo dalam meraih kemenangannya pada 4 April 2021.

Menurut Pecco Bastianini bisa bersaing untuk gelar dunia. Di Qatar dia lebih ringan tekanan, karena dia hanya perlu mengisi bahan bakar dan pergi ke trek. Dia tidak ada hubungannya dengan (pengembangan) motor. Dan memakai motor GP21 yang sudah terbukti kompetitif di paruh kedua musim 2021 selama proses penyempurnaan di tangan Pecco. Sepertinya lompatan teknis dari GP21 ke GP22 terlalu jauh, beda dengan Suzuki yang pengembangannya step by step dan terlihat hati-hati tahun lalu..

Dengan GP21, Bastianini Bisa Bertarung untuk Gelar Dunia

Mengenai Enea Bastianini, Pecco memujinya, “Enea sangat bagus, saya tidak ingin ada pesan lain yang keluar selain ini, motornya (GP21) sangat cepat dan kami tahu itu dengan baik, meskipun saya pikir Ducati baru (GP22) lebih baik. Namun, harus dikatakan bahwa perbedaan antara Bastianini dan saya, dengan motor itu, adalah dia hanya perlu mengisi bahan bakar dan pergi ke trek. Dia tidak ada hubungannya dengan (pengembangan) motor, sebenarnya dia mulai dari tempat kami tinggalkan, sementara saya memiliki banyak pekerjaan. Di sini, di Qatar, dia sangat cepat dan saya yakin dia bisa bertarung untuk Kejuaraan Dunia seperti dua pembalap lain yang naik podium bersamanya hari ini,” katanya..

Sebagai tim pabrikan tentunya insinyur Ducati tak akan tinggal diam.. Motor GP21 sepertinya sudah sempurna dan tinggal meningkatkan secara bertahap.. Mungkin kesalahan Ducati adalah lompatan teknis dari GP21 ke GP22 terlalu besar dan menghilangkan keunggulannya sendiri .. Blunder?

BTW, Enea Bastianini memastikan kemenangan ke-6 Ducati di GP Qatar setelah Casey Stoner (2007, 2008 dan 2009) dan Andrea Dovizioso (2018 dan 2019).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives