Marc Marquez: Mungkin 2022 Belum Juara Dunia, Tapi..

RiderTua.com – MotoGP 2022 merupakan musim ke-10 bagi Marc Marquez sebagai pembalap HRC (Honda Racing Corporation) di MotoGP. Selama kurun waktu tersebut, rider berusia 29 tahun itu sudah mengantongi 6 gelar dunia MotoGP. Bersama Repsol Honda, tak hanya merasakan kesuksesan dan kejayaan tapi juga penderitaan akibat cedera di sepanjang tahun 2020 dan pada akhir 2021. Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig yakin jika Marc Marquez tidak cedera karena crash di Jerez pada 2020, dia akan menjadi Juara Dunia pada tahun 2020 dan 2021. “Saya ingin bertarung memperebutkan gelar juara dunia lagi. Mungkin itu tidak akan berhasil pada tahun 2022. Tapi kita tidak pernah tahu,” kata pembalap asal Cenvera-Spanyol itu.

Marc Marquez: Mungkin 2022 Belum Juara Dunia, Tapi

Apakah Marc setuju dengan Puig bahwa 2020 dan 2021 sebenarnya dia bisa juara dunia?.. “Kita tak pernah tahu. Saya tidak suka berbicara tentang jika dan tetapi. Kita tidak bisa lagi mengubah masa lalu. Tapi memang benar, setelah melewati tahun 2019 dengan sangat baik, saya memasuki 2020 dengan penuh percaya diri. Saya merasa baik, motornya juga bekerja dengan baik,” kata Marc.Marc Marquez: Mungkin 2022 Belum Juara Dunia, Tapi

Kemudian Marc menambahkan, “Bahkan tahun lalu motor kami cukup bagus untuk memenangkan gelar. Saya telah mengakui itu dalam beberapa wawancara. Motor kami siap tempur. Tapi saya baru kembali ke Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 di seri ketiga di Portimao.”

“Mari kita lupakan masa lalu. Kami membuat beberapa kesalahan tahun lalu, tetapi kami belajar dari kesalahan itu. Kami memiliki lebih banyak pengalaman. Sekarang saatnya untuk memperebutkan gelar lagi. Mungkin tidak berhasil tahun ini. Tapi kita tidak pernah tahu.”

“Niatnya pasti untuk kembali ke puncak tahun ini. Saya tahu ini akan membutuhkan proses yang tidak cepat. Karena saya tidak akan memiliki kekuatan penuh saya pada balapan pertama. Saya belum bisa ‘menyerang’ sepenuhnya di Qatar.”

Dampak Crash

“Banyaknya crash berdampak pada diri kita. Saya terluka berkali-kali. Apakah sekarang kita harus melakoni balapan dengan strategi yang berbeda? Tentu saja risiko itu ada. Tapi kita tidak bisa balapan dan berpikir, ‘Tidak, saya tidak akan memacu karena saya mungkin menyakiti diri sendiri’.”

Marc melanjutkan, “Saya mengambil banyak risiko dan saya membayarnya. Jika saya tidak mengambil risiko, saya tidak akan membayar untuk itu. Tetapi jika saya tidak mempertaruhkan apa pun, saya tidak akan menjadi Juara Dunia MotoGP pada tahun 2013.”

“Memang benar, terkadang cedera menimpa kita saat kita tidak mengharapkannya. Itu sama dengan cedera di Oktober lalu dengan diplopia. Tapi sekarang aku merasa lebih baik lagi. Saya memutuskan untuk berhenti melakukan latihan motorcross karena lompatannya terlalu berbahaya. Ketika saya mengalami cedera pada akhir Oktober, hanya ada dua balapan MotoGP tersisa.”

“Tapi saya juga pernah cedera di GP Brno. Bahkan crash terjadi bukan di tikungan cepat. Kita tidak pernah tahu kapan dan di mana kita mengalami crash,” pungkas Marc Marquez.

Related Articles

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives