Lamborghini Huracan Kena Recall Gara-gara Lampu Depan

RiderTua.com – Lamborghini Huracan menjadi salah satu supercar yang cukup terkenal di seluruh dunia. Model ini juga hadir dalam berbagai varian, salah satunya Huracan Evo Spyder dan Huracan STO (Super Trofeo Omologato). Namun tiba-tiba saja Lamborghini Huracan ditarik karena mengalami masalah pada lampu depannya. Kedengarannya sepele, tapi masalah ini bisa berdampak serius karena melanggar regulasi yang ada.

Baca juga: Lamborghini Siap Produksi Mobil Hybrid, Mobil ICE Ditinggalkan?

Lamborghini Huracan Ditarik Karena Lampu Depan Bermasalah

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, masalah pada Huracan ini mungkin kedengarannya cukup sepele. Sebab yang bermasalah hanyalah bagian sekrup yang menutupi lampu depan mobil ini. Namun yang menjadi masalah yaitu sekrup yang dipakai ternyata tak sesuai dengan standar.

Komponen ini ternyata tidak pas dengan bagian yang disambungkan, apalagi sekrup tersebut tidak sesuai dengan standar yang berlaku. Walau lampu depan mobil masih bekerja dengan normal dan masih bisa diatur secara manual. Namun temuan dari pihak NHTSA menunjukkan kalau Huracan tak dilengkapi dengan fitur vehicle headlamp aiming device. Fitur ini berguna untuk mengatur lampu depan secara manual.

(Autofun)

Segera Ditangani

Terlebih NHTSA menemukan kalau masalah ini sudah ditemukan sejak tahun 2020 lalu, dan semua ini terjadi akibat human error. Artinya masalah tersebut terjadi saat mobil diproduksi dan sepertinya belum dicek ulang sebelum dijual ke pasar. Lamborghini akhirnya harus melakukan recall sebanyak 4.796 unit Huracan di Amerika Serikat.

Angka tersebut jelas bukanlah angka yang sedikit, mengingat produknya Lamborghini cukup laris manis terjual di Negeri Paman Sam. Tapi merek asal Italia ini akan berusaha sebisa mungkin untuk bisa menangani masalah tersebut. Dengan begitu, mereka dapat menyelesaikannya tanpa menemui kendala lainnya.

Bahkan untuk supercar seperti Huracan saja bisa mengalami human error saat diproduksi. Memang kelalaian bisa saja terjadi, dan produsen akan berusaha untuk bisa mengatasinya agar masalah tersebut tak menganggu kenyamanan konsumen.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives