Hanya Acosta yang Bisa Mengejar Rekor Marc Marquez

RiderTua.com – Hanya Acosta yang masih bisa mengejar rekor Marc Marquez.. Dengan pensiunnya Valentino Rossi, Marc Marquez menjadi pembalap terakhir dengan gelar legendaris di MotoGP. Meskipun pembalap asal Cervera-Spanyol itu mengalami cedera selama 2 tahun terakhir, dia selalu menjadi pembalap yang paling menonjol di grid di kelas utama. Baik dengan jumlah gelar maupun kemenangan dan podium. Pembalap Repsol Honda itu lebih unggul di atas rival lainnya. Dia hanya dirugikan dalam jumlah balapan yang dilakoni, sesuatu yang bisa dimengerti setelah absen hampir selama satu musim. Tentu tak sedikit yang mencoba mendekati rekor Marc, meski memburunya bisa dibilang mustahil bagi sebagian besar pembalap MotoGP saat ini. Hanya pembalap termuda, seperti Pedro Acosta yang masih berada di kelas Moto2, yang bisa mencoba mengalahkan rekor yang dibuat Marquez.

Hanya Acosta yang Bisa Mengejar Rekor Marc Marquez

Dalam hal jumlah gelar, tidak satu pun dari 14 juara dunia di grid MotoGP pada tahun 2022 yang mampu mendekati Marquez. Remy Gardner dan Fabio Quartararo bergabung dengan Jorge Martin, Pecco Bagnaia, Pol Espargaro, Brad Binder, Enea Bastianini, Franco Morbidelli, Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso sebagai pembalap MotoGP dengan gelar juara dunia. Alex Marquez, Johann Zarco dan Joan Mir berada di urutan kedua, dengan masing-masing dua gelar dunia dalam rekor mereka. Dari 14 pembalap, hanya 3 pembalap yang menjadi Juara Dunia MotoGP yakni Marc Marquez, Joan Mir dan Quartararo.

Hanya Acosta yang Bisa Mengejar Rekor Marc Marquez

Marc Marquez sudah mengantongi 8 gelar dunia, yang dia harap akan ditambah lagi di tahun-tahun mendatang. Sejak Marc meraih mahkota juara dunia pertamanya di kelas 125 cc 2010, tak henti-hentinya dia meraih gelar juara. Setelah melompat ke kelas menengah, dia memenangkan gelar keduanya pada tahun 2012. Sebelum terjun ke MotoGP, di mana dia dinobatkan sebagai juara dunia pada tahun 2013 dan 2014. Setelah gagal mempertahankan gelar pada tahun 2015, dia kembali memenangkan 4 gelar berturut-turut pada tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019 .

Juga dalam hal jumlah kemenangan, dia tidak memiliki saingan kuat. Menambah kemenangan di 3 kategori, hanya Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso dengan masing-masing 25 dan 24 kemenangan, yang mendekati rekor pembalap berusia 29 tahun itu. Selain itu, hanya Vinales, Dovi dan Marc yang mampu menembus 20 kemenangan. Pembalap ke-4 dengan kemenangan terbanyak adalah Brad Binder, dengan 17 kemenangan. Sangat jauh dari adiknya, Darryn Binder yang tahun ini memulai debutnya di MotoGP dan hanya memiliki 1 kemenangan di Moto3.

Hanya pada kategori raja, Dovizioso dan Vinales (15 dan 9 kemenangan) masing-masing tetap berada di urutan kedua dan ketiga. Namun, Fabio Quartararo dan Pecco Bagnaia sangat dekat dengan rekor mereka, meski masih cukup jauh dari posisi pertama di klasemen yang dipegang Marc Marquez.

Marquez menorehkan 85 kemenangan di antara 3 kategori yang dia ikuti. Kemenangan pertamanya diperoleh di GP Italia 2010, di kategori 125 cc. Kemenangan terakhirnya, di GP Emilia-Romagna pada 2021. Dalam 11 tahun yang terbagi 10 kemenangan di kelas 125 cc, 16 kemenangan di Moto2 dan 59 kemenangan di MotoGP.

Untuk podium, Andrea Dovizioso dengan 103 podium adalah yang paling dekat dengan rekor Marquez. Hanya Dovi dan Marc yang mampu melewati 100 podium. Di tempat ketiga adalah Maverick Vinales, dengan total 63 di semua kategori. Sekali lagi, melihat hanya pada data MotoGP, Dovi dan Vinales sekali lagi menempati posisi kedua dan ketiga, dengan Fabio Quartararo dengan 18 podium.

Marc Marquez membukukan 138 podium dalam catatannya, terbagi antara 14 kali di 125cc, 25 kali di Moto2 dan 99 podium di MotoGP. Tampaknya dia akan melampaui 100 podium di MotoGP pada tahun 2022 ini.

Juga dalam hal pole position, perbedaan antara Marquez dan pembalap lainnya di grid di kelas utama sangat tipis. Selama bertahun-tahun sebagai pembalap di Kejuaraan Dunia Balap Motor, pembalap Repsol Honda ini telah meraih 90 pole position, terbagi antara 62 kali di MotoGP dan 14 kali di Moto2 dan 125cc. Johann Zarco dan Jorge Martin adalah pembalap yang paling dekat dalam rekor ini, dengan 25 pole position di grid start dalam catatan mereka. Sekali lagi, hanya terfokus pada kelas utama, 62 Marquez jauh dari 15 Fabio Quartararo dan 13 Maverick Viñales.

Jumlah Balapan Terbanyak Dovizioso

Hanya ada satu rekor di mana Marc Marquez tidak menonjol di atas yang lain. Terlepas dari kepergian Valentino Rossi, Marquez bukanlah pembalap tertua di MotoGP. Ditambah dengan absennya pada tahun 2020 dan balapan yang dia lewatkan pada tahun 2021, berarti dia bukan pembalap dengan jumlah balapan tertinggi yang dilakoni sepanjang karirnya di Kejuaraan Dunia Balap Motor. Rekor ini dipegang oleh Andrea Dovizioso, yang mencatatkan sudah melakoni 332 balapan dalam catatannya.

Aleix dan Pol Espargaro mengikuti pembalap asal Italia itu sebagai pembalap dengan jumlah balapan terbanyak, masing-masing dengan 281 dan 257 balapan. Marc Marquez menempati posisi ke-5 dengan total 220 balapan. Namun, fakta ini tidak menyembunyikan fakta bahwa Marquez adalah satu-satunya pembalap dengan gelar legendaris di MotoGP.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives