Demi Pemulihan Marc Marquez Pindah ke Madrid

RiderTua.com – Demi pemulihan Marc Marquez pindah ke Madrid, bisa jadi setelah dari Jakarta dia tidak pulang ke Cervera lagi. Lengan kanannya belum dalam kondisi terbaik, dia harus mengikuti rencana fisioterapi yang panjang, untuk alasan ini dia telah memutuskan untuk pindah ke Madrid bersama ibunya. Marc Marquez adalah salah satu bintang dari pemutaran perdana seri dokumenter baru Amazon tentang Kejuaraan Dunia MotoGP berjudul ‘MotoGP Unlimited’, yang digelar di Madrid pada hari Rabu. Sebagai bagian dari acara tersebut, pembalap Repsol Honda itu melakoni sesi wawancara untuk program radio olahraga Spanyol ‘El Larguero’. Marc merayakan ulang tahunnya yang ke-29 pada Rabu 17 Februari, dalam 2 tahun ini dia mengalami masa-masa sulit yang tidak hanya mengujinya dari sudut pandang olahraga. Pada 2022 dia ingin merengkuh gelar dunia lagi.

Demi Pemulihan Marc Marquez Pindah ke Madrid

Ketika ditanya tentang penampilannya yang menggembirakan pada tes musim dingin di Sepang dan Mandalika, sambil tersenyum Marc Marquez menjelaskan, “Saya baik-baik saja, saya masih tersenyum dan itu yang paling penting setelah 2 tahun terpuruk.”

Jadi, apakah ‘Dominator’ lama MotoGP itu telah kembali? Dengan optimis Marc menjawab, “Katakanlah saya sedang dalam perjalanan kembali. Saya benar-benar akan kembali ketika level saya di trek akan seperti sebelumnya. Pada 2019 saya berada di puncak karir saya sebagai seorang atlet, kemudian saya harus mengalami ‘sisi lain dari koin’ yakni cedera. Kita ambil satu, lawan dan sakiti dirimu lagi. Tapi sekarang tampaknya sedikit lebih terang.”

Marquez melanjutkan, “Tiga operasi pada lengan atas membuat saya menderita, tetapi yang lebih buruk dari rasa sakit adalah ketidakpastian. Ketika kita kembali dan melihat kita tidak bisa melakukannya, itu adalah rasa sakit mental yang sangat sulit untuk diterima. Saat ini saya mencoba untuk hanya melihat kebenaran tanpa menciptakan harapan yang tinggi. Itu sangat membantu saya untuk keluar dari ketidakpastian.”

Setelah tiga kemenangan GP di Sachsenring, di Austin dan Misano, kemunduran berikutnya terjadi pada Oktober 2021. Setelah crash saat latihan dengan motor enduro pada 30 Oktober, Marc Marquez menderita diplopia. Pembalap asal Spanyol itu berkata, “Saya pikir penglihatan ganda jauh lebih buruk ketimbang patah tulang. Jika kita mematahkan lengan kita, ada jadwal dan kita melihatnya menjadi lebih baik selangkah demi selangkah. Itu akan sembuh seiring waktu.”

Marc Marquez sudah pernah menderita diplopia pada 2011. “Saya tahu apa yang akan terjadi pada saya. Dan dokter saya, Dr. Bernardo Sanchez Dalmau juga sangat jujur ​​kepada saya. Dia membuat daftar tiga skenario untuk saya, ‘Kami akan menunggu 3 bulan. Jika tidak membaik, akan ada operasi, yang akan menjadi 3 bulan lagi. Dan jika operasi tidak berhasil, kita mungkin tidak dapat melihat untuk mengendarai motor, tetapi ini tentang menjalani kehidupan normal’. Jika kita menderita gangguan penglihatan dan tidak dapat menjalani kehidupan normal, maka olahraga tidak menjadi prioritas lagi,” imbuh kakak Alex Marquez itu.

“Jika dokter memberitahu kita, maka pada suatu saat kita akan menangis sendirian di kamar karena kita tahu apa yang akan terjadi dan apa yang bisa terjadi. Tidak peduli seberapa optimis kita dan seberapa besar kita ingin mengendarai motor lagi, kita juga realistis. Terus terang sangat menyebalkan, ketika kita tidak bisa menjalani kehidupan normal dan hidup dengan ketidakpastian ini. Sekarang Dokter yang sama mengatakan bahwa, adalah keajaiban bahwa setelah 2,5 atau 3 bulan penglihatan saya kembali dan saya tidak memiliki efek samping.”

“Saya telah melakukan semua yang diperintahkan, dari fisioterapis hingga ahli osteopati atau perawatan lainnya. Saya telah mencoba segalanya. Itu tidak akan menjadi lebih baik hanya dengan berharap,” ujar Marc sambil tersenyum.

Banyak pengamat dan penggemar bertanya-tanya, apakah Marc Marquez akan sama lagi seperti yang dulu. Dia sendiri tidak mengejar target ini, dia lebih ingin berkembang lebih jauh dan bertarung untuk Kejuaraan Dunia. “Itu adalah niat saya dan saya bekerja keras untuk itu dan membuat perubahan yang sangat besar dalam hidup saya untuk dapat memperjuangkannya pada tahun 2022. Mungkin saya tidak akan memulai dalam kondisi terbaik, tetapi kalender tahun ini sangat panjang,” kata pemenang MotoGP 59 kali itu.

Untuk mencapai tujuan ini, Marquez bahkan pindah dari kota kelahirannya Cervera ke Madrid selama musim ini untuk mendapatkan perawatan medis yang optimal untuk ‘Achilles’ heel’-nya, bahu kanan yang rusak setelah menjalani banyak operasi. Untuk ini, dia mengandalkan tim Dr. Angel Cotorro, yang antara lain juga merawat bintang tenis Rafael Nadal.

Related Articles

1 COMMENT

Leave a Reply to Anonymous Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page