Darryn Binder: Lawan Pertama Saya adalah Brad

RiderTua.com – Darryn Binder: Lawan pertama saya adalah Brad Binder (kakaknya) Di musim 2022, untuk pertama kalinya Binder bersaudara bakal duel di kelas MotoGP. “Sekarang waktu yang sangat menyenangkan bagi Darryn,” ujar Brad Binder mengacu pada tes shakedown, di mana adiknya sekaligus rookie Darryn Binder duduk di atas motor MotoGP untuk kedua kalinya setelah tes Jerez pada bulan November. Hanya tes rider, pembalap pendatang baru dan tim konsesi yakni Aprilia yang diizinkan untuk memulai tes di Sepang. Di sisi lain, pembalap pabrikan Red Bull KTM Brad Binder, harus menunggu hingga Sabtu seperti pembalap reguler lainnya untuk melakukan tes IRTA.

Darryn Binder: Lawan Pertama Saya adalah Brad

Di musim dingin, Binder bersaudara berlatih bersama di rumahnya di Afrika Selatan. “Kami menjalani pramusim yang sangat bagus. Tapi saya harus kembali ke Eropa sedikit lebih awal dari Darryn, jadi agak sulit untuk berlatih bersama dengan motor besar. Tapi adik saya melakukan banyak lap dengan superbike untuk mempersiapkan tahun ini. Tampaknya sejauh ini berjalan dengan baik,” ujar Brad Binder.

Brad Binder adalah Juara Dunia Moto3 2016, runner-up Moto2 2019 dan pemenang MotoGP dua kali. Dia menambahkan, “Melompat langsung dari motor Moto3 ke MotoGP, dari satu balapan ke balapan berikutnya tentu saja merupakan tantangan besar. Tetapi saya pikir, sangat penting untuk cepat beradaptasi. Darryn perlu memberi dirinya waktu untuk belajar. Motor MotoGP bukanlah lelucon, itu benar-benar ‘senjata’. Jika saya bisa memberinya satu nasihat, itu untuk mengambil waktu kita. Karena jika kita terburu-buru, itu bisa mengganggu kita.”

Untuk masa depan, setidaknya satu hal sudah jelas bagi Darryn. Orang pertama yang harus dikalahkan bukanlah rekan setimnya di WithU Yamaha RNF, Andrea Dovizioso. “Saingan pertama pasti Brad, 100 persen,” tegas Darryn sambil tertawa.

“Kami hidup bersama dan ini juga tentang bisa menyombongkan diri saat mengalahkan yang lain dalam perjalanan pulang. Tapi selangkah demi selangkah, kami belum balapan tapi itu target pastinya,” kata peringkat 7 di Kejuaraan Dunia Moto3 2021 itu.

Dengan melihat debut MotoGP-nya, rider berusia 24 tahun menambahkan, “Akan luar biasa berada di grid dengan kakak saya. Di rumah di Afrika Selatan kami sedikit berkompetisi dan kemudian kami selama 2 tahun bersama di Moto3. Saat itu saya pendatang baru di kelas dan harus banyak belajar, saat dia memenangkan Kejuaraan Dunia 2016. Yang terdekat antara saya dengan dia adalah, ketika dia menjauh di depan dan berhasil menang sementara saya berada di urutan ke-4. Tapi kami belum benar-benar bertarung di trek. Saya ingin mencapai level itu untuk bisa bertarung dengannya di trek. Itu akan sangat spesial.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: