Rossi Membuat Yamaha Percaya Diri Lagi

RiderTua.com – Valentino menghabiskan enam belas musim bersama Yamaha. Dia adalah katalisator (seseorang yang menyebabkan terjadinya perubahan) di Yamaha. Dia memberi Yamaha kemenangan kembali di MotoGP dan membuat Yamaha kembali percaya diri bahwa sebagai perusahaan dan sebagai merek mereka sedikit kehilangan (rasa pede). Dengan Rossi, Yamaha menyadari bahwa mereka bisa menang lagi. “Jadi kita berhutang banyak padanya (Valentino). Ini adalah petualangan yang hebat, tetapi inilah saatnya baginya untuk melanjutkan ke babak berikutnya dalam hidupnya,” kata Lin Jarvis.. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Apakah Rossi seharusnya sudah pensiun pada tahun 2020. “Mudah untuk mengatakannya sekarang. Tentu saja, jika kita hanya melihat hasilnya, kita dapat mengatakan bahwa akan lebih baik jika dia menyelesaikan karirnya dengan tim resmi dan tidak memulai lagi tahun ini dengan tim Petronas. Tapi jujur, saya tidak berpikir tahun ini sia-sia. Valentino tidak mau berhenti tahun lalu. Di 2020 kita hanya menjalani empat belas balapan, krisis kesehatan merusak kejuaraan. Tidak ada penonton. Motor kami belum selesai. Secara mental, dia perlu melakukan seluruh musim ini untuk mencoba lagi. Saya pikir proses ini mungkin sangat penting baginya. Itu perlu agar dia bisa pensiun dengan perasaan pasti..”.

Valentino Rossi-Lin jarvis

Kenangan yang Jarvis simpan selama di Yamaha dengan Valentino. Ada beberapa cerita yang sangat positif, tentu saja. Yang membawa Yamaha menuju kemenangan. Kemudian segalanya berubah sedikit ketika Jorge Lorenzo muncul. Dia bergabung dengan kami pada 2008. Valentino memenangkan dua gelar pertamanya pada 2008 dan 2009, dan Jorge menang pada 2010. Saat itulah Valentino cedera dan pergi pada akhir tahun. Jadi saya akan mengatakan 2010 bukan tahun yang baik. Itu sama sekali bukan periode yang bagus. Valentino memutuskan untuk pergi. Saya tidak berpikir itu karena saya, tetapi karena kami telah merekrut Lorenzo. Rivalitas mereka sangat kuat. Valentino kemudian menghilang dari lingkungan kami selama dua musim sebelum kembali. Saat itu kami adalah tim yang membuatnya nyaman dan kami dapat memberinya kesempatan untuk memperpanjang karirnya, saya pikir, karena dia cukup putus asa setelah waktunya di Ducati. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page