LCGC Tetap Diminati Walau Pajaknya Berubah

1
(Moladin)

RiderTua.com – Saat ini LCGC sudah tak mendapatkan keistimewaan dari insentifnya sendiri. Ini terjadi setelah PPnBM kini tak lagi berdasar pada kapasitas mesin, melainkan berdasar emisi karbon. Walau demikian, LCGC kini mendapatkan insentif PPnBM seperti model lainnya. Dengan ini ada harapan segmen tersebut masih tetap diminati oleh konsumen Indonesia.

Baca juga: Mobil LCGC Kini Mendapat Insentif PPnBM!

LCGC Kini Mendapat Insentif PPnBM Seperti LMPV

Awalnya LCGC tak lagi mendapat insentifnya sendiri, sebab dengan perubahan PPnBM ke ‘carbon tax’ membuat mobil murah ini dikenai pajak 3 persen. Namun dalam waktu tak begitu lama mobil LCGC kembali mendapatkan insentif, hanya saja insentif ini seperti yang didapat model LMPV atau LSUV. Walau demikian, setidaknya ini cukup untuk menutupi insentif LCGC yang sudah ada sejak lama.

Namun insentif ini takkan bertahan lama karena akan habis masa berlakunya pada akhir tahun ini. Belum jelas apakah nantinya akan ada perpanjangan insentif sampai tahun depan. Tapi jika itu terjadi, maka harga LCGC akan semakin lebih mahal dari harganya dulu saat mendapat insentif nol persen.

(Carvaganza)

Penjualan Tetap Bagus

Toyota Astra Motor (TAM) mengaku kalau segmen LCGC masih akan terus diminati oleh konsumen walau tak lagi mendapat insentif suatu saat nanti. Sebab segmennya tetap berkembang dengan pesat ditengah kondisi pasar yang tak menentu. Apalagi LCGC menjadi incaran bagi konsumen first buyer.

Penjualannya juga cukup bagus selama ini, dengan Calya dan Ayla terjual hingga ribuan unit. Hasil tersebut sudah lebih baik dari tahun lalu, itupun didapat selama masih mendapat insentif pajaknya sendiri. LCGC tetap diminati walau segmen MPV dan SUV berkembang sangat pesat.

Untuk sekarang LCGC mendapatkan insentif seperti MPV dan SUV, tapi suatu saat nanti ‘masa berlakunya’ akan habis. Ketika itu tiba, maka harga LCGC akan berubah total dari harganya sekarang.

1 COMMENT

Leave a Reply