Siapa yang Bisa Menghentikan Yamaha di Misano?

0

RiderTua.com – Data menunjukkan, Yamaha adalah pabrikan paling sukses di Misano. Tapi jika dilihat dari sisi pembalap, Marc Marquez adalah pembalap Honda yang paling sering berjaya di sirkuit yang terletak di dekat pantai Adriatik itu. Setelah bertarung di MotorLand Aragon dan finis di urutan ke-8, Fabio Quartararo melakukan perjalanan ke Misano dengan optimis. Karena di Sirkuit Dunia Marco Simoncelli, Yamaha menjadi salah satu favorit. Ini digarisbawahi oleh data statistik, Valentino Rossi meraih kemenangan pada 2008, 2009 dan 2014. Jorge Lorenzo menang pada 2011 hingga 2013. Dan keberhasilan tahun 2020 Franco Morbidelli (Misano-1) dan Maverick Vinales (Misano-2), pabrikan asal Jepang ini adalah yang paling sukses. Namun, Quartararo tidak bisa tampil maksimal di kedua balapan pada tahun 2020. Dia dua kali crash pada balapan pertama. Seminggu kemudian di balapan kedua, pembalap berusia 22 tahun itu finis ke-4.

Siapa yang Bisa Menghentikan Yamaha di Misano?

Marc Marquez juga tidak bisa diremehkan. Usai pertarungan sengitnya dengan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, pembalap Repsol Honda itu pun menaruh harapan besar. Dia menang pada 2015, 2017 dan 2019. Jika kesuksesan lain ditambahkan pada 2021, dia akan menjadi pembalap MotoGP tersukses di Misano. Secara keseluruhan, tidak ada yang menang lebih sering ketimbang Msrquez. Karena juara dunia 8 kali itu juga berjaya di seri Moto2 dan kelas 125 cc.

Ini adalah kali ke-26 balapan diadakan di Misano. Pada balapan perdana pada tahun 1980, Kenny Roberts menang. Pada tahun 1993 balapan terakhir untuk sementara waktu berlangsung di pantai Adriatik. Gangguan itu merupakan konsekuensi dari kecelakaan serius yang dialami Wayne Rainey, yang harus mengakhiri karirnya pada tahun 1993 setelah crash.

Sejak kembali pada 2007, hanya 4 pembalap yang mampu meraih pole position. Yang terbaru, Vinales berhasil menjadi pole setter di balapan terakhir. Untuk muism 2021, pembalap asal Spanyol itu akan mengendarai Aprilia. Dan sejauh ini pabrikan asal Noale Italia itu sebagian besar kesulitan di Misano. Alvaro Bautista belum pernah mencapai lebih dari tempat ke-10. Pada tahun 2021, Aprilia akan diposisikan lebih baik berkat Aleix Espargaro.

KTM ingin melanjutkan musim sebelumnya, karena pembalap Honda hari ini Pol Espargaro finis ketiga pada tahun 2020. Sejauh ini Suzuki datang di era MotoGP di Misano dengan 4 podium. Baru pada tahun 2020 juara dunia Joan Mir melewati garis finis di tempat kedua.

Bagaimana dengan Ducati? Pemenang tahun 2018 adalah Andrea Dovizioso, yang tahun ini akan membalap untuk Petronas SRT sebagai rekan setim Valentino Rossi. Setahun sebelumnya, The Reds dari Borgo Panigale itu meraih kesuksesan. Tiga pembalap asal Italia dengan motor Italia berhasil masuk 5 besar. Ini sebelumnya hanya diraih oleh Giacomo Agostini, Alberto Pagani (keduanya MV Agusta) dan Bruno Spaggiari (Ducati).

Leave a Reply