Anak Didik Valentino Rossi Lebih Dihargai di Ducati Daripada di Yamaha?

0
Franky: VR46 Pasti akan Memikirkan Masa Depan Saya

RiderTua.com – Valentino Rossi percaya Pecco Bagnaia punya potensi besar… “Belum banyak yang memahami potensi besar yang dimiliki Pecco. Pecco sangat berbakat, dia bisa melakukan hal-hal brilian dengan motornya. Dia merasa sangat nyaman dengan Ducati dan tim pabrikan. Ducati sangat percaya padanya. Menurut saya, itu adalah kombinasi yang harus saya perhatikan.” Kini Pecco, murid VR46 itu menjadi skuad resmi dan Ducati sangat percaya dengannya.. Sementara itu murid Rossi yang lain, Morbidelli justru kurang dipercaya Yamaha (dengan alasan kondisi krisis saat ini), paling tidak hingga saat ini dia tidak dipersenjatai motor spek resmi. Melihat Pramac, LCR dan Tech3 mendapatkan materi identik dengan tim resmi. Kita lihat saja apakah kondisi ini akan berubah tahun depan? Karena jelas Morbidelli sudah menunjukkan performa apiknya tahun lalu.. Melihat sejarah Rossi dan Yamaha, tentunya komunikasi VR46 dengan pabrikan Jepang itu tak ada masalah.. Karena beberapa hari lalu Franky berujar VR46 yang akan mengurus masa depannya. Tunggu “Ayah Rossi” bicara-bicara dengan Pak Jarvis ya Franky..

Anak Didik Valentino Rossi Lebih Dihargai di Ducati Daripada di Yamaha?

Penampilan anak didiknya dari VR46 Academy membuat Valentino tersenyum bangga. Pecco Bagnaia berhasil naik podium setelah finis ke-2. Penampilan pembalap pabrikan Ducati di Portugal sangat luar biasa. Meski Valentino Rossi kecewa setelah gagal finis karena crash di GP Portugal, mentor VR46 Academy itu setidaknya terhibur dengan beberapa penampilan hebat dari anak didiknya di kelas MotoGP. Pecco Bagnaia berhasil naik podium kedua musim ini. Kini pembalap berusia 24 tahun itu naik ke posisi kedua di Kejuaraan Dunia dengan mengoleksi 46 poin. Sementara rekan setim Rossi, Franco Morbidelli finis di tempat ke-4 dan merangsek naik ke peringkat 11 dengan 17 poin.

Valentino Rossi pun dengan bangga memuji performa Frencesco Bagnaia. Dia berkata, “Menurut saya, belum banyak yang memahami potensi besar yang dimiliki Pecco. Pecco sangat berbakat, dia bisa melakukan hal-hal brilian dengan motornya. Dia merasa sangat nyaman dengan Ducati dan tim pabnrikan. Ducati sangat percaya padanya. Menurut saya, itu adalah kombinasi yang harus saya perhatikan.”

“Sayang, catatan waktunya harus dibatalkan karena bendera kuning pada hari Sabtu.  Itulah sebabnya dia harus start dari urutan 11 di grid. Kalau tidak, saya pikir dia bisa bertarung melawan Quartararo untuk merebut kemenangan. Dia kuat, timnya mampu dan motornya sangat kuat. Menurut saya, kita harus mengawasinya tahun ini,” tegas Vale.

“Kami sudah mengenal Franco, tahun lalu dia mampu menunjukkan bahwa dia bisa menang. Dia juga menunjukkan balapan yang sangat bagus pada hari Minggu kemarin. Dia membalap dengan sangat baik,” kata Rossi menggarisbawahi pernyataannya tentang Franco Morbidelli.

Untuk itulah pemenang GP 115 kali itu yakin, “Keduanya siap memenangi balapan, naik podium dan saya juga yakin mereka akan bertarung untuk memperebutkan kejuaraan dunia.”

Leave a Reply