Dikritik Netizen: Motornya Lebih Pantas Dipakai Morbidelli, Vinales Marah, Hapus Akun Twitternya

0

RiderTua.com – Maverick Vinales menerima banyak kritik di jejaring sosialnya dan akhirnya menghapus Twitter-nya. Banyak pengguna Twitter yang meminta Yamaha untuk memberikan motor M1 spek resmi terbaru kepada Franco Morbidelli untuk melihat apa hasil yang bisa dia dapatkan. Kritikan ini rupanya ditanggapi dengan serius oleh Maverick. “Jika seseorang layak mendapatkan motor saya, saya biarkan mereka mengambilnya, saya tidak punya masalah… Dan jika seseorang ingin mengkritik saya, mereka dapat menghapus saya dari akun Twitter mereka, jika tidak saya sendiri yang hapus profile (twitter saya)”. Tidak lama kemudian, akun Vinales dihapus. Kritikan netizen tidak berhenti hanya di situ saja tapi ada yang lebih pedas lagi..

Dikritik Netizen: Motornya Lebih Pantas Dipakai Morbidelli, Vinales Marah, Hapus Akun Twitternya

Ketegangan tidak pernah mudah dikendalikan bagi Maverick Vinales. Dan apa yang terjadi pada kualifikasi hari Sabtu, dengan lap time yang dibatalkan karena melebihiu batas lintasan ‘area hijau’ yang menjadi perdebatan. Hal ini justru menjadi bahan untuk menyoroti kelemahannya oleh para netizen. Sedemikian rupa sehingga pada akhirnya dia memutuskan untuk menghapus profil Twitter resminya yang memiliki follower lebih dari 350 ribu. Setelah meraih kemenangan di balapan pertama Qatar kemudian turun di posisi ke-5 di balapan kedua dan finis di urutan ke-11 di balapan ketiga, Portimao. Hasil yang mengecewakan setelah memulai dari posisi ke-12, kehilangan kesempatan untuk meraih pole position.

Dalam pernyataan pada Sabtu dan Minggu, Maverick Vinales menggarisbawahi kekecewaannya terhadap Race Direction. Sebuah acara di salah satu media Spanyol ‘Pole Position’ menyebarkan berita bahwa pembalap Spanyol itu mengancam Dorna akan hengkang dari kejuaraan dunia MotoGP. Kabar itu sontak dibantah oleh Vinales, meski hingga saat ini sempat menimbulkan kontroversi di media sosial. Dia menerima begitu banyak pesan yang mempertanyakan prestasinya di Yamaha.

“Menemukan banyak hal, apa yang akan saya keluhkan kepada Dorna… Kita semua harus berterima kasih kepada Dorna atas kejuaraan hebat yang mereka lakukan. Bahwa saya akan pensiun? hahahaha, saya tidak akan pergi dari sini sampai saya menang. Dan tidak ada alasan. Saya mengatakan yang sebenarnya setiap saat. Tetapi jika Anda mengira saya orang palsu, sempurna! ”

Pesan tersebut merupakan sinyal yang jelas dari kekesalan pembalap MotoGP tersebut. Sulit untuk tetap tenang di penghujung akhir pekan yang mulai menanjak di Qatar dan diakhiri dengan hasil yang mengecewakan di Portugal.

Tidak berhenti sampai di situ, dilansir media Spanyol motosan, setelah memposting dua pesan terakhir di jejaring sosial ini, sosok yang sangat populer seperti Maverick Vinales telah menutup akun Twitter-nya. Perlu dicatat bahwa selama beberapa bulan terakhir ini dia telah berinteraksi cukup banyak dengan para pengikutnya dengan cara yang positif di Twitter. “Jika Anda mengira saya orang jahat, tidak apa-apa! Dan jika seseorang layak mendapatkan motor saya, biarkan mereka mengambilnya, saya tidak punya masalah. Saya tahu ke mana saya akan pergi dan apa pun yang diperlukan. Dan jika seseorang ingin mengkritik saya, mereka dapat menghapus saya dari akun Twitter mereka, jika tidak, saya akan menghapus akun saya sendiri. Saya tidak takut melakukannya. Terima kasih kepada mereka yang mendukung saya, karena saya sangat menghargainya. Salam erat!”.

Leave a Reply