Alex Rins: Teka-teki Itu Berhasil Terpecahkan

0

RiderTua.com – Alex Rins: Teka-teki itu berhasil terpecahkan… Pada latihan bebas hari Jumat pagi, beberapa titik di lintasan balap Portimao masih basah. Meski begitu, Alex Rins sempat menempati posisi ke-2 di FP1 di belakang Maverick Vinales (Yamaha). Dan di FP2 sore hari, pembalap Suzuki Ecstar itu membukukan waktu terbaiknya di tempat ke-4 dalam timesheet gabungan. Pembalap berusia 25 tahun itu kalah 0,043 detik dari rekan setimnya Joan Mir yang berada tepat didepannya (tempat ke-3). Dan Rins tertinggal 0,462 detik dari Pecco Bagnaia (Ducati) sebagai peraih waktu tercepat. Sebagai perbandingan, pembalap yang sedang berbahagia karena tunangannya sedang mengandung ini, hanya mampu finis ke-15 di trek roller coaster Portimao tahun lalu. Itulah alasan kenapa Rins sempat bilang, “Kini saya tahu kenapa hal itu bisa terjadi tahun lalu.”

Alex Rins: Teka-teki Itu Berhasil Terpecahkan

Alex Rins pun menjelaskan, “Saya sebenarnya ingin mencoba ban belakang medium dan hard di FP2 untuk mengetahui perbedaannya. Tapi tingkat cengkeraman di trek tidak terlalu tinggi, jadi kami lebih suka menggunakan ban medium untuk seluruh sesi. Untuk masuk 10 besar, kami memasang ban belakang soft di akhir. Hujan yang mengguyur semalaman, pada Sabtu pagi mungkin tidak ada cukup waktu untuk mengeringkan trek sebelum FP3.”

Berhasil masuk 10 besar setelah melakoni tiga sesi latihan bebas langsung menuju Q2. Hal ini memang sering terjadi karena catatan waktu pada hari Jumat menjadi faktor penentu.

Peringkat ke-3 di Kejuaraan Dunia 2020 itu menambahkan, “Sekarang saya berada di 10 besar dan saya sangat senang. Terutama perasaanku pada motor. Tahun lalu kami banyak masalah di sini dan kami tidak tahu alasannya. Sekarang kita baru tahu, bahwa saat itu saya tidak memiliki cukup kekuatan karena cedera bahu. Bahu saya terasa sehat di akhir musim, tetapi darah mengendap di atasnya.”

“Sekarang saya bisa mengerem lebih keras dibanding tahun lalu, karena saya memiliki lebih banyak massa otot lagi. Dan karenanya saya bisa berkendara lebih merata. Saat itu saya tidak bisa melewati lebih dari 3 lap di level yang sama. Sekarang saya merasa lebih kuat di atas motor. Dengan pengembangan mesin yang dibekukan, motor kami identik dengan tahun lalu, kami hanya mendapatkan suku cadang baru untuk Jerez,” pungkas Alex Rins.

Leave a Reply