Christini 450DS, Motor Trail Dengan AWD!

0
(Christini)

RiderTua.com – Mungkin penggerak AWD (all wheel drive) sudah terdengar biasa di dunia otomotif roda empat. Tapi apa jadinya jika sepeda motor memiliki jenis penggerak yang satu ini? Christini membuktikannya dengan 450DS yang mengandalkan AWD. Tentu itu kedengarannya aneh, karena jarang ada yang memakai jenis penggerak yang satu ini untuk produk roda dua.

Baca juga: Harley-Davidson Recall Motornya di AS, Indonesia Nggak Kena?

Christini 450 DS yang Mengandalkan Penggerak AWD

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, sepeda motor dengan penggerak AWD sudah jarang ditemukan di pasar, bahkan bisa dikatakan hampir tak ada satupun yang memakainya. Mayoritas produsen roda dua mengandalkan penggerak roda belakang atau RWD (rear wheel drive). Namun apa yang dilakukan Christini berbeda dengan produsen lainnya.

Mereka menghadirkan 250DS (Dual Sport) yang berbekal penggerak all wheel drive. Motor jenis trail ini mengandalkan sprocket PTO (power take off) pada roda depan. Kemudian sasis twin spar-nya nampak memiliki banyak kait yang berfungsi untuk menempatkan rantai penggerak roda depan, gear, dan shaft.

(Christini)

Motor Trail

Karena berupa model roda dua, jadi bagaimana cara kerja AWD pada 250DS? Roda depannya mendapat torsi dari kopling otomatisnya, dan ketika roda belakang mengalami slip, maka torsi akan disalurkan ke roda depan. Sehingga fitur ini sangat diandalkan untuk motor jenis trail seperti 250DS, terlebih saat dibawa menjajal jalanan off-road.

250DS mengandalkan mesin 450 cc satu silinder berpendingin cairan, lengkap dengan transmisi manual 5 percepatan. Desainnya nampak seperti motor trail atau dirt bike pada umumnya, dengan model yang jangkung dan kurus tapi enteng dibawa kemana saja. Bobotnya yang mencapai 126 kg sudah bisa membuatnya melaju mulus di segala medan jalan.

Untuk harga, Christini mematok harga sebesar Rp 175 jutaan, dan sayangnya motor ini baru tersedia di Amerika Serikat. Kalau saja ada yang mau mendatangkannya ke Indonesia, mungkin 250DS sudah mampu menggebrak segmen motor trail dengan penggerak AWD-nya. Tentu karena penggerak semacam ini tak bisa ditemukan pada model roda dua.

Leave a Reply