Kenapa Andrea Dovizioso Bilang: Saya Masih Seorang Pembalap..?

0

RiderTua.com – Andrea Dovizioso berujar, “Saya masih seorang pembalap”. Kenapa Dovi mengatakan hal itu?.. Selama tes perdana dengan Aprilia di Jerez, Andrea Dovizioso juga bertemu dengan mantan rekannya di MotoGP, Dani Pedrosa dan Cal Crutchlow. Dimana kedua pembalap ini sekarang merasa nyaman berperan sebagai tes rider, tidak seperti Dovi. Untuk pertama kalinya di tahun ini, Andrea Dovizioso kembali naik motor MotoGP di Jerez selama 3 hari terakhir. “Mengendarai motor MotoGP itu luar biasa. Saya belum memiliki banyak pengalaman dengan motor jalanan lainnya, tetapi MotoGP adalah sesuatu yang unik. Tenaga dan intensitasnya sangat berbeda dibanding motor lain, ketika kita berbicara tentang aspal tentunya. Apa yang diberikan MotoGP kepada saya itu unik. Saat saya merasakan performanya, tenaga yang sesungguhnya, saat saya berpegangan pada motor hingga titik pengereman. Atau intensitas yang dapat saya masukkan ke fase pengereman…. Itu mengagumkan. Itu selalu membangkitkan emosi, sangat luar biasa,” puji pembalap berusia 35 tahun itu.

Andrea Dovizioso: Saya Masih Seorang Pembalap

Dalam istilah teknis atau untuk masa depan MotoGP-nya, Dovi berlatih menahan diri setelah tes perdananya bersama RS-GP. Dia juga akan menjalani tes Aprilia lainnya, yang digelar pada 11 dan 12 Mei di Mugello. Namun, dia dengan jelas menggarisbawahi niatnya untuk kembali balapan lagi pada 2022.

Mengabdikan diri sepenuhnya untuk berperan sebagai tes rider seperti Dani Pedrosa, belum menjadi tujuan bagi pembalap asal Italia itu. “Saya belum terlalu memikirkannya karena mentalitas saya masih pembalap,” jawab Andrea Dovizioso saat ditanya tentang tes rider premium KTM yang juga beraksi di Jerez , Dani Pedrosa.

Runner-up MotoGP tiga kali itu menambahkan, “Dani telah menjadi tes rider. Apakah dia kemudian bisa memainkan peran sebagai pembalap wildcard? Semuanya mungkin. Karena beberapa alasan, saya melihat Dani lebih sebagai tes rider saat ini dalam hal pendekatannya. Sangat baik untuk menyelesaikan tes karena dia mendekati sesuatu dengan pemikiran di baliknya, yang bisa produktif bagi pabrikan.”

Dovizioso juga bertemu rekan lain di Jerez yakni mantan rekan setimnya di Tech3 Yamaha dan Ducati, Cal Crutchlow juga telah menjadi tes rider baru Yamaha sejak musim ini. “Aku sempat mengobrol singkat dengan Cal. Seperti biasa, dia membuat saya tertawa, senang bertemu dengannya di paddock. Saya juga melihat mentalitas Cal sedikit berubah. Ketika kita beralih menjadi tes rider, itu sedikit berbeda,” ungkap Dovi.

Kebetulan, Dovi juga bertukar pikiran dengan Crutchlow tentang ergonomi yang sangat penting baginya. “Saya berbicara dengannya tentang hal itu. Karena dia berada di Honda selama 5 tahun, dan sebelumnya menghabiskan waktu bertahun-tahun di Yamaha. Tapi itu masih butuh waktu karena kita dipengaruhi oleh masa lalu.”

“Ketika saya sudah berada di posisi itu selama bertahun-tahun, wajar jika saya harus beradaptasi terlebih dahulu. Ada dua aspek, pertama, saya terlebih dulu harus merasa nyaman dengan motor, dan itu tergantung pada fisik saya. Apalagi jika saya cukup kecil, saya cukup terbatas di sini. Langkah selanjutnya adalah menyesuaikan dengan kebutuhan motor. Ini pekerjaan ganda,” kata mantan pembalap pabrikan Ducati itu.

Leave a Reply