Mitsubishi Kurangi Produksi Mobil Gara-gara Krisis Chip

0
(Mitsubishi Motors)

RiderTua.com – Sepertinya krisis chip semi-konduktor di seluruh dunia mulai memberikan dampak serius bagi industri otomotif. Hyundai baru saja mengurangi produksi mobilnya karena mereka mulai kekurangan stok komponen tersebut. Kini giliran Mitsubishi yang mengurangi produksi mobil dengan alasan serupa, yaitu karena krisis chip. Sehingga pengiriman sejumlah unitnya bakal terganggu.

Baca juga: Mitsubishi Tertarik Produksi Xpander Hybrid di Indonesia

Mitsubishi Mengurangi Produksi Mobil Karena Krisis Chip

Ini tentu bukan yang pertama kalinya menimpa salah satu produsen roda empat. Sebelumnya Hyundai, General Motors (GM), Volkswagen, Ford, Nissan, Honda, dan Toyota sudah lebih dulu melakukannya dengan alasan serupa. Hyundai baru saja mengurangi produksi dua model EV unggulannya, yaitu Kona dan Ioniq 5.

Kembali membahas soal Mitsubishi. Produsen berlogo tiga berlian ini tak bisa lepas dari chip semi-konduktor yang menjadi salah satu komponen utama untuk mobil listrik dan mungkin termasuk model ramah lingkungan lainnya. Terlebih model seperti Outlander PHEV dan i-MiEV menjadi salah satu produk yang banyak dicari oleh konsumen.

(GoMechanic)

Jepang dan Thailand

Mitsubishi berencana untuk mengurangi produksi mobilnya hingga 7,5 ribu unit, meski belum jelas kapan itu akan dilaksanakan. Tapi jika melihat apa yang dilakukan oleh produsen lainnya, sepertinya itu akan terjadi tak lama lagi. Mitsubishi menyebut mereka akan memulai pengurangan produksi sekitar bulan Mei.

Sepertinya untuk saat ini Mitsubishi harus memikirkan cara untuk bisa bertahan dalam situasi yang tak diduga tersebut. Kelangkaan chip semi-konduktor benar-benar membuat produsen mobil mulai kesulitan untuk menjalankan produksinya. Apalagi ditengah tren mobil ramah lingkungan yang saat ini tengah naik daun di seluruh dunia.

Bagaimana dengan produksi mobil di Indonesia? Nampaknya masih baik-baik saja, setidaknya untuk sekarang. Tapi bisa jadi ini baru awal dari krisis chip di Tanah Air, dan siapa tahu salah satu produsen bakal mengurangi produksinya. Padahal sekarang ini menjadi momen yang tak bisa dilewatkan oleh produsen setelah insentif pajak diberlakukan.

Leave a Reply