Dovizioso Penasaran dengan RS-GP, Pendapat Dovi Bagaikan ‘Berlian’ Bagi Tim Aprilia

0

RiderTua.com – Andrea Dovizioso penasaran dengan Aprilia RS-GP, “Saya sudah mengendarai Ducati selama bertahun-tahun. Mengendarai motor MotoGP lain selalu membuat saya penasaran”… Dalam beberapa hari kedepan, Andrea Dovizioso akan menguji Aprilia RS-GP di Jerez mulai hari Senin hingga Rabu. Pembalap pabrikan Aprilia, Aleix Espargaro menyelesaikan dua balapan awal musim 2021 di sirkuit Losail-Qatar, di tempat ke-7 dan ke-10. “Saya tidak bisa puas dengan hasil itu, karena saya pikir kami pantas mendapatkan lebih. Tapi RS-GP bekerja dengan sangat baik, akselerasinya fantastis, saya bisa memaksimalkan pengereman, saya hanya kehilangan waktu di trek lurus (top speed),” kata pembalap asal Spanyol itu usai race hari Minggu GP Qatar-2. Bagaimana pendapat Dovizioso, mengevaluasi performa pabrikan asal Noale itu dalam balapan pembuka MotoGP di Qatar?

Dovizioso Penasaran dengan RS-GP

Andrea Dovizioso yakin dan percaya, mereka mampu bersaing untuk masuk ke dalam 6 besar dengan motor Aprilia terbaru di trek seperti Portimao (18 April) dan Jerez (2 Mei).

‘Circuito de Jerez-Angel Nieto’ akan menjadi fokus pabrikan dari Noale itu minggu depan. Karena mulai 12 hingga 14 April, runner-up MotoGP tiga kali Andrea Dovizioso akan menguji RS-GP untuk pertama kalinya.

Setelah hengkang dari Ducati, Dovi memutuskan untuk rehat sejenak dari MotoGP di musim 2021. Saat ini pembalap berusia 35 tahun itu ikut berkompetisi di balapan motorcross 250cc Yamaha di tingkat regional.

Dia ikut mengomentari penampilan Aprilia di balapan ganda Qatar, dalam sebuah podcast, yang disajikan La Gazzetta dello Sport… “Mereka sangat kompetitif dan Aleix sangat kuat. Karena jika dia menetapkan catatan waktu di lap kedua, dan berada di urutan pertama dalam klasifikasi, itu artinya dia memegang kendali motor dan dia benar-benar yakin bisa melakukan hal seperti itu.”

“Ini situasi campuran. Seperti yang juga saya alami. Jika saya memulai dengan proyek yang tidak berhasil dan telah melakukannya selama bertahun-tahun, maka setiap hal yang saya dapatkan dan yang meningkatkan perasaan saya adalah dorongan nyata untuk terus maju.”

“Mereka bagus. Selain dari hasil yang mereka raih, mereka menunjukkan dua balapan yang kuat,” kata Dovi. Faktanya, Aprilia tidak pernah punya jarak sedekat ini dengan pemenang sejak terjun di MotoGP. Pada balapan kedua di Qatar, Aleix Espargaro hanya berjarak 5,382 detik dari pembalap pabrikan Yamaha Fabio Quartararo setelah 22 lap.

“Namun, itu hanya Qatar, jadi mereka harus berhati-hati dengan hasilnya, itu berlaku untuk Aprilia dan yang lainnya. Karena treknya sangat spesial,” kata Dovizioso yang menjadi juara di GP Qatar 2018 dan 2019 bersama Ducati.

Pendapat Dovi Bagaikan ‘Berlian’ Bagi Tim Aprilia

Berkenaan dengan tes Aprilia yang akan datang, pembalap berpengalaman asal Italia itu juga berhati-hati. “Saat naik motor lain, ergonomi adalah prioritas utama di awal. Jika saya merasa tidak berada di posisi yang tepat di motor, hal itu akan memengaruhi sisa perjalanan. Terutama dengan pembalap pendek seperti saya, tidak akan semudah itu dalam waktu singkat,” katanya.

“Kami punya waktu tiga hari, semoga dalam kondisi bagus, jadi kami harus punya waktu. Tetapi sekarang tidak mungkin untuk mengatakan bahwa saya akan dapat melakukan atau memahami ini atau itu.”

Meski demikian, Dovi juga mengungkapkan, “Rasa ingin tahunya pasti ada. Saya sudah mengendarai Ducati selama bertahun-tahun. Mengendarai motor MotoGP lain selalu membuat saya penasaran, itulah yang ingin dilakukan semua pembalap.”

Leave a Reply