Bos Ducati: Tak Terkejut Jika Marc Marquez Tampil di GP Qatar-1

0

RiderTua.com – Bos Ducati: Tak terkejut jika Marc Marquez tampil di GP Qatar-1… Spekulasi, apakah bintang Repsol Honda Marc Marquez akan comeback di balapan pembuka musim di Qatar masih belum terkonfirmasi. Tapi hal ini menjadi semakin jelas, karena dia telah mulai latihan menggeber motor. Namun seberapa kuat pembalap berusia 28 tahun itu saat comeback, setelah menjalani tiga kali operasi dan beristirahat selama 8 bulan? Direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabatti mencoba menganalisa.

Bos Ducati: Tak Terkejut Jika Marc Marquez Tampil di GP Qatar-1

Marc Marquez telah menjalani tiga kali operasi lengan kanan atas, sejak kecelakaan parah di Jerez pada 19 Juli 2020 lalu. Baru-baru ini bintang Repsol Honda itu sudah berlatih dengan menggeber Honda RC213V-S sebanyak dua kali. Motor tersebut adalah versi jalanan dari mesin MotoGP, yang mampu menyemburkan power sebesar 220 hp. Dimana motor ini punya banderol sekitar 175.000 euro (Rp 2,9 miliar).

Juara dunia MotoGP 6 kali itu, pertama kali berlatih dengan Honda RC213V-S di Sirkuit Catalunya-Barcelona. Dan pekan lalu berlatih di Portimao-Portugal, dimana GP Portugal akan berlangsung pada 18 April mendatang. Di sela-sela itu, bintang Repsol Honda itu terbang ke Doha pada akhir pekan lalu untuk mendapatkan vaksin pertama.

Manuver besar yang dilakukan ini membuktikan bahwa, Marc Marquez melakukan segalanya untuk bisa memperebutkan poin di awal musim, di Sirkuit Internasional Losail akhir pekan ini. Beberapa minggu yang lalu, upaya comeback di GP Portugal atau di GP Jerez pada 2 Mei, sangat diharapkan.

Sementara itu, lawan tidak lagi peduli dengan pertanyaan, apakah sang superstar akan kembali ke lintasan akhir pekan ini? Tetapi yang lebih menarik adalah, seberapa kompetitif Marquez meski dia tidak menjalani tes MotoGP seperti pembalap lain?

Tim lawan mulai Ducati hingga Yamaha membayangkan kejadian 2 tahun lalu, ketika Marc Marquez tidak menggunakan kekuatan penuh di Qatar dan balapan berikutnya karena dia menderita akibat operasi bahu pertamanya.

Meski demikian, Marc hanya kalah 0,023 detik di Qatar dan finis di tempat kedua melawan pemenang GP Qatar Andrea Dovizioso (Ducati). Dan hebatnya, pembalap asal Spanyol itu kembali ke puncak Kejuaraan Dunia di balapan berikutnya.

Hanya Marc yang Tahu Seberapa Kuat Dia

Tapi sekarang Marquez mengalami cedera paling serius dan berkepanjangan dalam sejarah karirnya sebagai pembalap.

Itulah mengapa Ducati mengharapkan kemenangan MotoGP ketiga berturut-turut di Qatar, seperti yang dimenangkan Andrea Dovizioso pada 2018 dan 2019 (tahun 2020 ditiadakan). Pembalap barunya Jack Miller berhasil mendominasi tes pramusim selama 4 hari di Qatar.

Paolo Ciabatti, Direktur Olahraga di Ducati Corse, sangat antusias dengan berita berikutnya. Apakah dia yakin Marc Marquez untuk memperjuangkan gelar lagi pada 2021, setelah 8 bulan absen dan tidak melakoni tes MotoGP seperti pembalap lain?

Pria asal Italia itu menjawab, “Kami berbicara tentang seorang pembalap luar biasa yang telah mencapai prestasi luar biasa sepanjang karirnya. Tentu saja dia mengalami saat-saat yang sangat sulit, termasuk tiga kali operasi plus komplikasi yang tentu sangat membosankan.”

“Tapi sejak dokter mengizinkannya naik motor lagi, Marc sangat aktif di lintasan. Dia berlatih pertama dengan motor mini dan kemudian dengan motor Honda GP versi 1000cc. Hanya Marc yang tahu, levelnya sekarang. Hanya dia yang bisa menilai secara akurat, seberapa kuat dan seberapa percaya diri yang dia miliki. Tapi saya tidak akan terkejut jika saya melihatnya di Qatar akhir pekan depan, dan jika dia berjuang untuk merebut kemenangan di sana.”

Leave a Reply