Meskipun Pengembangan Mesin Dibekukan Ducati Bisa Naikkan Top Speed dengan Mudah!

0
Meskipun Pengembangan Mesin Dibekukan Ducati Bisa Naikkan Top Speed dengan Mudah

RiderTua.com – Meskipun pengembangan mesin dibekukan Ducati bisa naikkan top speed di Qatar dengan entengnya. Zarco melewati pengukuran kecepatan dengan Ducati Desmosedici-nya pada kecepatan 357,6 km/jam, sebuah rekor tidak resmi yang baru. Padahal sehari sebelumnya, dia sukses bikin orang melongo melihat speednya yang tembus 352,9 km/jam. Mereka harus berterima kasih pada Fabio Taglioni, sang insinyur Ducati penemu ‘Klep Desmodromic‘ enam dekade silam (1956). Jelas tim Ducati kemarin melakukan revolusi hebat di era pembekuan mesin. Selain modal mesin yang punya output power yang besar, sektor lain seperti aerodinamika (Aerobody dengan triple winglet) juga menjadi penyeimbang power Ducati yang meletup-letup.

Meskipun Pengembangan Mesin Dibekukan Ducati Bisa Naikkan Top Speed dengan Mudah!

Ducati dan Jack Miller akan memulai musim MotoGP 2021 dengan percaya diri. Sepasang kecepatan ( top speed dan lap time) yang dicapai di tes Qatar langsung mengesankan lawan. Tes adalah sesuatu yang sangat berbeda dari balapan, namun paling tidak Ducati memiliki bekal dan hanya bisa dibuktikan pada 28 Maret. Tapi sekali lagi Ducati menunjukkan bahwa mereka tahu bagaimana melakukan pekerjaan besar. Mula-mula merevolusi susunan pembalap (diganti total), mengesampingkan pembalap top sebagai line-up mereka ( membuang Dovi dan Petrucci). Kemudian melanjutkan pekerjaan cerdik dalam hal aerodinamika.

Pengenalan perangkat holeshot baru (versi ketiga) membuat perbedaan hasil, paling tidak perlu dibuktikan saat race perdana. Aerobody dengan triple winglet tampaknya memungkinkan GP21 untuk melangkah lebih jauh dalam hal top speed dan lap time meskipun mesin disegel. Tujuannya adalah untuk meningkatkan downforce untuk meningkatkan kemampuan menikung, kelemahan klasik Ducati dalam beberapa tahun terakhir. Kini mereka sudah mencoba memindahkan posisi motor untuk mengubah distribusi bobot. Cara ini dimaksudkan untuk memberikan semacam ‘efek grounding’ saat motor berada pada tikungan dengan kemiringan penuh, untuk meningkatkan daya cengkeram bagian depan.

Cornering Speed Ducati Muncul…

Jack Miller berbicara tentang sensasi positif baru di atas motor Desmosedici. “Keyakinan di bagian depan meningkat. Saya bisa melepaskan rem dengan lebih mudah, membiarkan motor melewati tikungan, dan melesat dengan kecepatan yang bagus. Saya tidak pernah memiliki kepercayaan diri seperti ini, terutama di tikungan cepat. Ini bagus dan itu pasti menjadi nilai tambah terbesar bagi saya. Dan tentu saja menyenangkan memiliki kecepatan yang baik “.

Pecco Bagnaia sama yakinnya dengan peringkat kelimanya di catatn waktu gabungan (+0.261)…   “Saya pikir kami telah melakukan pekerjaan dengan baik. Saya merasa nyaman dengan motornya sejak awal, kami mengerjakan dua opsi set-up yang berbeda dan kemudian kami memilih satu. Saya pikir kami siap untuk balapan pertama ”.

Kepuasan luar biasa di garasi Ducati di akhir tes pramusim MotoGP di Qatar. Pasangan tim pabrikan baru terlihat senang dan hubungan dengan petinggi tim bagus. Menenggelamkan perselisihan Dovi dan Gigi Dall’Igna … Jack dan Pecco adalah pasangan pembalap yang serasi. Di dua tim Ducati lainnya ada tiga rookie: Martin, Marini dan Bastianini. Dan jangan lupakan si jago salto mas Zarco yang berhasil melesat tercepat…

Leave a Reply