Aleix Espargaro Yakin Mampu Bertarung dan Savadori yang Kurang Beruntung

0

RiderTua.com – Aleix Espargaro: Kami yakin bisa bertarung di barisan depan… Pembalap Aprilia Aleix Espargaro tampil secara konsisten dalam tes IRTA di Qatar. Catatan waktu yang ditorehkan pembalap berusia 31 tahun itu sangat impresif. Sementara itu, rekan setimnya Lorenzo Savadori sedang berjuang dengan nyeri bahu yang dideritanya, dan berharap bisa kembali fit di balapan pembuka musim pada 28 Maret di sirkuit Losail Qatar. Berkat penampilan luar biasa Aleix Espargaro, tim balap Aprilia menyelesaikan tes IRTA dengan perasaan positif. Banyak pengamat yang menilai jika pembalap asal Spanyol itu adalah kejutan terbesar tes di Qatar. Dalam timesheet gabungan, dia finis di tempat ke-6.

Aleix Espargaro: Kami Yakin Bisa Bertarung di Barisan Depan

Namun, Aleix kesal karena dia tidak bisa menggeber motor pada hari Jumat karena angin dan kondisi trek yang berpasir. Espargaro berkata, “Sangat disayangkan kami tidak dapat melakukan lap lagi dan crash pada hari Kamis mempengaruhi simulasi balapan. Selain dari situasi itu, saya puas.”

Aleix Espargaro secara konsisten berada di barisan depan dan menanggapi tentang hasil secara keseluruhan. “Tes telah mengkonfirmasi kerja bagus yang kami lakukan selama musim dingin. RS-GP telah meningkat. Kami kompetitif meskipun tingkat persaingannya sangat tinggi. Namun bukan berarti tidak ada lagi pekerjaan. Kami tidak dapat mencoba semua yang kami inginkan dan yang terpenting, kami tidak akan benar-benar dapat memahami level kami hingga balapan,” ujar pembalap kakak dari pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro.

Saat Aleix ditanya, apa tujuan yang bisa dihasilkan dari ilmu yang didapat selama ini? Dengan rendah hati Espargaro berkata, “Kami harus tetap membumi. Tapi kami tahu bahwa kami akhirnya bisa bertarung di grup teratas.”

Savadori Masih Berjuang untuk Pulih dari Cedera Bahu

Namun bagi rekan setimnya Lorenzo Savadori, persiapan musim ini tidak berjalan sesuai rencana sama sekali. Karena masalah pada cedera bahunya, pembalap asal Italia itu harus mundur. Meskipun dia menyelesaikan tiga balapan tahun lalu, dia terhitung masih rookie di musim ini sebelum melakoni musim penuh pertamanya. Akan menjadi lebih penting baginya untuk menghabiskan waktu di trek.

“Masalah bahu saya ternyata lebih buruk dari yang saya kira. Ini adalah cedera yang hanya bisa disembuhkan jika bahu bisa diistirahatkan. Saya sekarang punya sedikit waktu untuk pulih. Tapi saya tidak tahu apakah saya akan 100 persen saat balapan dimulai,” kata Savadori.

Namun demikian, dia mampu menarik pelajaran positif dari tes ini. “Saya menemukan lebih banyak grip dan posisi berkendara yang lebih baik. Sekarang saya masih harus bekerja untuk keluar dari tikungan dengan lebih baik. Saya berterima kasih atas saran dari tim dan dari Aleix,” pungkas Savadori.

Leave a Reply