Iker Lecuona: Saya Jatuh Tanpa Ada ‘Warning’

0

RiderTua.com – Iker Lecuona: Saya jatuh tanpa ada warning atau tanda-tanda…  “Dari tiga jatuh, sejauh ini saya tidak tahu mengapa saya bisa jatuh,” kata pembalap MotoGP KTM Tech3 itu bingung. Pada tes hari keempat di Qatar, Iker Lecuona terjatuh lagi pada hari Kamis. Hal ini membuatnya mundur lebih jauh. Tes Qatar hari keempat pada hari Kamis, sangat mengecewakan bagi skuad KTM. Tidak ada pembalap pabrikan dari Austria itu yang masuk di 15 besar. Pembalap KTM terbaik pada tes hari itu adalah Brad Binder yang finis di posisi ke-16.

Iker Lecuona: Saya Jatuh Tanpa Ada Warning

Iker Lecuona yang terjatuh di Tikungan 12 pagi itu, terpukul sangat keras. “Setelah kecelakaan, tim butuh waktu beberapa lama untuk memperbaiki motornya. Yang pada akhirnya menghambat rencana kami untuk long runs,” kata pembalap Tech3 itu.

“Karena jatuh, perasaan saya terhadap motor tidak cukup baik untuk memulai time attack. Total saya jatuh tiga kali. Saya tahu alasannya, tetapi saat dua kali jatuh lainnya saya tidak melakukan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Saya jatuh tanpa warning,” jelas pembalap berusia 21 tahun itu bernada putus asa.

“KTM saat ini mengalami beberapa masalah, tapi saya yakin kami akan bisa lebih baik lagi pada tes hari Jumat berkat cara kerja kami yang terfokus,” lanjutnya.

Adakah perbedaan besar antara motor versi 2020 dan versi tahun ini? Iker menjawab, “Pertanyaan ini sulit dijawab. KTM telah mengubah banyak hal untuk meningkatkan kualitas motor. Rasanya berbeda setiap saat. Beberapa hal bekerja lebih baik, beberapa lebih buruk.”

Secara khusus Iker Lecuona menyalahkan trek Qatar, atas buruknya performa KTM. “Kami memiliki masalah besar di Qatar karena tata letak lintasan sirkuit ini tidak sesuai dengan KTM. Tapi saya yakin kami bisa berjuang untuk 10 tempat teratas di masa depan. Motor MotoGP sangat berbeda, tidak seperti di kelas Moto2 yang semua motornya identik.”

“Karena karakteristik yang berbeda, setiap pabrikan memiliki kekuatannya di trek yang berbeda dan cepat sampai di sana. Kami berlima (empat pembalap reguler plus Dani Pedrosa sebagai tes rider) semuanya bekerja sangat keras bersama-sama dan memastikan KTM makin kencang,” kata pembalap Tech3 itu menjelaskan semangat tim.

Pada tes hari Kamis, Lecuona yang akan mengikuti musim ketiganya di kelas utama pada tahun 2021, finis di posisi ke-22. Dengan waktu lap 1: 55,195 menit, pembalap Spanyol itu tertinggal 1,951 detik dari waktu terbaik Maverick Vinales. Pada hari Jumat, para pembalap MotoGP akan turun ke lintasan untuk terakhir kalinya sebelum dimulainya musim pada 26 Maret di Qatar.

Leave a Reply