Hasil Penjualan LMPV di Indonesia Kembali Menurun

0
(Autofun)

RiderTua.com – Sebenarnya segmen mobil low MPV memiliki hasil penjualan yang cukup bagus di Indonesia. Tapi dengan kondisi pasar yang belum stabil membuat hasilnya menurun drastis, bahkan sampai saat ini. Penjualan LMPV di Tanah Air hingga Januari 2021 lalu masih memperlihatkan adanya penurunan. Hasilnya juga disebut menjadi yang terparah pada awal tahun ini.

Baca juga: Ini Mobil MPV ‘Sliding Door’ yang Dapat Insentif Pajak

Penjualan LMPV di Tanah Air Masih Ada Penurunan

Nampaknya dampak dari penurunan pasar pada tahun lalu masih terasa hingga kini. Terbukti dengan hasil penjualan segmen LMPV yang hanya mencatatkan angka hingga 7.534 unit saja. Tentu itu hasil yang sangat sedikit, bahkan untuk segmen yang cukup populer di Indonesia.

Meski hanya melemah hingga 7,5 persen dari bulan sebelumnya, tapi secara year-on-year mengalami penurunan drastis hingga 60,9 persen. Karena ini, pangsa pasarnya menurun 10 persen, dari sebelumnya mencapai 24 persen kini anjlok menjadi 14,2 persen. Sepertinya segmen ini juga mengalami dampak serius dari kondisi pasar yang masih naik turun.

(AutoDeal)

Avanza dan Livina ‘KO’

Raja LMPV Indonesia, Toyota Avanza, masih memimpin kelasnya walau hasil penjualannya mencapai 2.908 unit. Hasil tersebut menurun drastis dari bulan Januari 2020 yang bisa tembus hingga 6,6 ribu unit. Avanza masih mendapat persaingan ketat dari rival utamanya, Mitsubishi Xpander, yang terjual sebanyak 2.061 unit.

Kemudian Honda Mobilio tak biasanya masuk ke dalam tiga besar, dengan perolehan penjualan mencapai 823 unit. Disusul Daihatsu Xenia sebesar 803 unit, Suzuki Ertiga 586 unit, dan Wuling Confero 353 unit. Sementara Nissan Livina tak terjual sama sekali sepanjang Januari 2021 lalu.

Padahal kalau dilihat, Livina memiliki model lebih fresh ketimbang Mobilio yang hampir tak mendapat facelift sampai sekarang. Entah apakah hasil tersebut dipengaruhi oleh larisnya SUV Nissan Kicks e-Power dan Magnite.

Leave a Reply