Ketika Marc Berada di Sisi Gelap Alex Harusnya Bisa Cemerlang

Ketika Marc Berada di Sisi Gelap Karir MotoGP
Ketika Marc Berada di Sisi Gelap Karir MotoGP

RiderTua.com – Ketika Marc berada di sisi gelap untuk sementara waktu, Alex harusnya bisa cemerlang.. Sayangnya Alex harus pindah ke tim satelit tahun depan. Seharusnya juga Alex bisa bersinar di tahun keduanya dengan tetap di tim resmi Repsol. Dalam kondisi seperti sekarang ini (Marc cedera) memaksa pembalap Honda lainnya tampil habis-habisan. Tim dan insinyur Honda mati-matian menciptakan motor yang kompetitif bagi semua karakter pembalap Honda. Dan musim 2020 ini HRC hampir berhasil, Alex berhasil tampil cemerlang. 2 podium kedua membuktikan, jika dia mendapat dukungan penuh, bukan tidak mungkin ditahun kedua dia akan mendekati performa terbaiknya.. Di LCR Honda dia tak akan mendapatkannya lagi, meski motornya identik..

Ketika Marc Berada di Sisi Gelap Alex Harusnya Bisa Cemerlang

Ibarat Marc kini sementara berada dalam sisi gelap pada karir MotoGP nya, Alex bisa tampil menutupinya. Dan sudah dimulai setelah Misano HRC dan pembalap Honda lain mulai membangun paket motor dengan karakter baru.

Selama bertahun-tahun, bukan rahasia lagi bahwa kebijakan HRC sepenuhnya diarahkan pada Marc Marquez. Cal Crutchlow selisih 287 poin dari Marc pada 2019 sebagai pembalap Honda terbaik kedua dengan motor yang sama alias identik.

Alex Marquez motogp
Ketika Marc Berada di Sisi Gelap Alex Harusnya Bisa Cemerlang

Tetapi karena banyaknya kemenangan dan gelar juara, fakta bahwa program pengembangan pembalap muda Honda MotoGP gagal.. Meskipun Honda punya dua tim satelit (Marc VDS dan LCR) saat itu. Tapi Bradl, Morbidelli, Miller dan juga Nakagami tidak bisa berkembang di HRC.

Jelas bahwa itu bukan hanya karena pembalapnya, tapi juga karena motornya. Honda sebenarnya punya calon bakat pembalap kuat namun diabaikan.. Talenta HRC seperti Joan Mir, Alex Rins dan Maverick Vinales pergi begitu saja ke tim lain. Mereka juga tidak ingin pergi ke Honda atau Honda meremehkan keterampilan mereka…?

Alih-alih bakat muda yang dikejar, juara dunia lima kali Jorge Lorenzo justru yang dipakai untuk 2019 dan hanya bertahan setahun. Alex Marquez kemudian dipromosikan ke tim Repsol, tetapi dilecehkan lagi sebelum balapan pertama dan digantikan oleh Pol Espargaro selama dua tahun berikutnya.

Seharusnya Honda fokus kepada pembalap muda dari Moto2.. Dan Alex Marquez terbukti mampu tampil bagus di tahun pertamanya bersama Honda. Mungkin Alex akan lebih bersinar lagi di tahun keduanya, sayang tim nya berubah, dan ini secara mental akan merusak fokus pembalap, karena beda lagi dengan orang-orang disekitarnya, adaptasi dengan lingkungan padocck lagi..

Be the first to comment

Leave a Reply