Bagaimana Stefan Bradl Membungkam Kritik?

RiderTua.com – Bagaimana Stefan Bradl membungkam kritik?… Pembalap Honda itu membuat takjub lawannya di MotoGP Portugal, dengan finis di tempat ke-7. Dia tampil percaya diri di tengah ketatnya persaingan pembalap kelas dunia. Tanpa crash saat pemanasan, dia mungkin menjadi lebih agresif sekarang. Kini Honda memiliki pembalap cepat lagi selama Marquez absen…

Bagaimana Stefan Bradl Membungkam Kritik?

Stefan Bradl mencapai hasil terbaiknya musim ini, dengan finis di posisi ke-7 final MotoGP di Portimao. Di babak kualifikasi, dia tercatat mencapai start terbaiknya sejak Sepang 2014. Ketika itu dia berada di urutan ke-6 di grid. Dia mencatatkan waktu tercepat ke-4 di belakang Marc Marquez, Dani Pedrosa, dan Jorge Lorenzo.

Kini test rider Honda itu sedang istirahat beberapa hari, setelah gelaran MotoGP 2020 berakhir. Bagaimana tidak, 12 seri balapan dan 3 kali tes harus dia selesaikan dalam 15 minggu, sejak GP Brno pada 9 Agustus lalu.

Tidak ada yang pernah berada di motor balap lebih banyak pada tahap ini selain pembalap asal Bayern itu. Dan dia akan melakukan tes lagi di Jerez pada bulan Desember nanti. Tentu hal ini diluar kebiasaan, HRC biasanya melakukan tes di Jerez pada bulan Januari.

“Jadi tidak akan ada istirahat musim dingin yang panjang,” kata pemenang balapan tujuh kali itu.

Bradl: Saya Ingin Membantu Honda Sebanyak Mungkin

Salah Satu Pembalap Hebat

Stefan Bradl mendapatkan banyak pengakuan dan rasa hormat melalui penampilan terakhirnya itu. Hal ini disampaikan, baik dari tim Honda maupun dari tim lawan.

Bradl bertarung tanpa rasa takut pada race hari Minggu di Portugal. Bersaing dengan pembalap seperti Pol Espargaro, Rins, Quartararo, Dovizioso, Zarco, Crutchlow dan Aleix Espargaro. Usai lap pertama dia berada di posisi ketujuh, setelah lap 2 dia berada di urutan keenam. Sementara di lap 3 dan 4 dia bahkan melesat di urutan kelima, di belakang Oliveira, Morbidelli, Miller dan Crutchlow.

“Start saya sangat bagus, saya membuat satu atau dua posisi. Aku juga agresif, tetapi seperti biasa, rekan-rekan saya sangat agresif juga. Jatuhnya saya dalam pemanasan pasti tidak bermanfaat. Hal itu mungkin salah satu alasan, mengapa saya tidak ingin membuat kesalahan.”

“Saya bisa bertahan dengan Dovi, saya memiliki pertarungan yang bagus melawan Aleix di lap terakhir, yang saya menangkan. Penampilan saya tidak seburuk itu. Jika saya dapat menunjukkan lebih banyak balapan di level ini, saya akan menjadi lebih kuat saat menyalip. “

Teken Kontrak Lagi dengan HRC

Stefan Bradl kembali mencapai kesepakatan dengan HRC untuk tahun 2021. Menurut peraturan, dia bisa bermain maksimal tiga kali tampil sebagai wildcard per musim. Dan tentu saja dia akan berdiri sebagai pembalap pengganti untuk Marc Marquez, Pol Espargaro ( Repsol), Alex Marquez dan Takaaki Nakagami (LCR).

“Saya berharap situasi krisis kesehatan segera membaik dan bisa kami uji di Sepang/Malaysia pada Februari. Tentu saja, saya berharap dapat mengikuti balapan wildcard, yang sempat dilarang pada tahun 2020. Saya senang tinggal bersama HRC. Di sini saya melihat masa depan saya.”

Be the first to comment

Leave a Reply