Target Ekspor Mobil Indonesia Sudah Tercapai!

RiderTua.com – Pada akhirnya target ekspor mobil Indonesia sudah mampu melampaui target yang ditetapkan. Meskipun keadaan pasar masih belum memungkinkan untuk berjualan, tapi secara ekspor tetap lancar meski ada sedikit kendala. Target ekspor mobil Indonesia tahun ini hanya sekitar 175 ribu, jauh lebih kecil dari tahun sebelumnya. Tapi sepertinya target ini masih tetap bisa tercapai dengan mulus.

Target Ekspor Mobil Indonesia Tahun Ini Lebih Kecil

Sepanjang tahun 2020, industri otomotif benar-benar terpukul oleh dampak kondisi pasar yang menurun drastis. Seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia, kena dampaknya sehingga mengakibatkan angka penjualan menurun. Namun sejak tiga bulan terakhir, pasar sudah menunjukkan pemulihan sedikit demi sedikit.

Ketika penjualannya tak memungkinkan, produsen mobil di Tanah Air mulai mencari cara alternatif lainnya untuk bisa tetap bertahan. Yaitu mengandalkan ekspor mobil, walaupun angkanya juga naik turun selama beberapa bulan. Meski demikian, itu tak membuat target yang sudah ditetapkan tak bisa tercapai begitu saja.

Target ekspor mobil Indonesia
(Foto: Autotekno- SINDOnews) ekspor xpander

Tembus 180 Unit

Gaikindo mencatat ada lebih dari 180 unit mobil yang diekspor dari Indonesia, melebihi target yang hanya mencapai 175 unit. Secara rinci, 181 unit didapat dari ekspor mobil dalam bentuk CBU, sementara untuk CKD sebanyak 41 ribu. Lalu komponen mobil yang dikirim ke luar negeri sudah tembus 46 juta komponen.

Dari hasil tersebut, Daihatsu, Toyota, Mitsubishi, Suzuki, dan Honda masuk ke dalam lima besar. Disusul oleh produsen lainnya seperti Isuzu, Wuling, dan Hyundai, walaupun ada model yang diekspor berjenis komersil. Untuk negara tujuan yang paling banyak diincar oleh produsen di Indonesia yaitu Filipina, sampai Jepang.

Mungkin banyak yang tak menyangka kalau Daihatsu menjadi produsen yang mengekspor lebih banyak dari Toyota. Tentu saja karena ini berkat ekspor sejumlah mobil ke Jepang, terutama kembaran Gran Max seperti Toyota Lite Ace dan Mazda Bongo. Daihatsu lebih banyak mengekspor mobil ketimbang memproduksi mobil untuk dijual di dalam negeri, sehingga wajar kalau angkanya melebihi Toyota.

Be the first to comment

Leave a Reply