Vinales dan Rossi Beda Pendapat tentang M1 2016

Vinales dan Rossi Beda Pendapat tentang M1 2016
Vinales dan Rossi Beda Pendapat tentang M1 2016


RiderTua.com – Respon The Doctor: Maverick Vinales dan Valentino Rossi beda pendapat tentang M1 2016.. Maverick menyebut kesalahan Yamaha adalah mengubah arah pengembangan setelah 2016. Yamaha M1 (Mission One) dibuat tahun 2002, dimana dalam dua tahun (2002-2003) hanya menang 2 kali. Namun ketika dipegang Rossi tahun 2004 langsung mendominasi dengan 9 kemenangan dan juara dunia. Jadi jika bicara sejarah motor Yamaha YZR-M1 jangan lupakan Rossi yang ikut membidani moncernya motor lansiran merk garputala itu.

Vinales dan Rossi Beda Pendapat tentang M1 2016

Di artikel sebelumnya Maverick sebut kesalahan Yamaha adalah mengubah arah pengembangan M1 versi 2016.. Namun Rossi bicara lebih detail lagi.. “Transisi dari 2016 ke 2017 sangat penting bagi Yamaha, karena kami mulai menderita. Sebelumnya kami memiliki motor yang sangat kompetitif, yang memungkinkan kami memperjuangkan gelar. Tapi saya tidak bisa mengatakan apakah itu kesalahan Yamaha atau rival kami yang semakin kuat dan lebih meningkat. Kita harus bisa maju seperti yang mereka lakukan”.

Jadi Yamaha jelas melihat rivalnya yang terus berkembang dengan teknologinya, jika tetap memakai materi 2016 mungkin akan ketinggalan oleh lawan-lawannya. Jadi melihat kembali ke belakang boleh, tapi jika melangkah mundur sepertinya akan tertinggal oleh tim lain yang berjalan maju.. Kecuali sudah bingung, wes mumet, tidak ada jalan keluar..

Bagaimana Rossi menilai Suzuki, “Suzuki tentunya motor yang lebih sederhana dibandingkan Ducati, yang selalu bekerja keras untuk memberikan solusi baru (winglet, spoiler dll). Saya pikir Suzuki telah melakukan pekerjaan yang hebat dalam meningkatkan kekuatannya dan memberikan pembalap motor yang membantu mereka mampu mengendarainya dan ini penting untuk kejuaraan.”

Selama liburan musim dingin, Yamaha harus melakukan perubahan serius pada M1 2021. Dalam lima tahun terakhir, prototipe Yamaha kesulitan mengimbangi para pesaingnya, sekarang mereka membutuhkan titik balik. PSenada dengan Vinales M1 sekarang memiliki kelemahan di grip ban belakang. “Kami sangat menderita dengan grip belakang. Jadi ini adalah poin terpenting bersama dengan pekerjaan yang harus dilakukan selain pada mesin berupa top speed,” kata Valentino Rossi…

Be the first to comment

Leave a Reply