Subaru BRZ Generasi Kedua Resmi Dirilis, Performa Lebih!

Subaru BRZ Tanpa Turbo

RiderTua.com – Akhirnya Subaru BRZ generasi kedua resmi dirilis kepada publik dan menawarkan berbagai ubahan. Mobil sport ini tampil dengan desain yang masih mirip dengan model sebelumnya, namun dengan sedikit penyesuaian. Subaru BRZ generasi kedua juga hadir dengan mesin baru yang lebih bertenaga. Sehingga performa mobil ini bisa lebih kencang dan optimal ketimbang generasi pertamanya.

Subaru BRZ Generasi Kedua Dengan Mesin Baru

Kalau dilihat sekilas, memang tak ada bedanya dengan BRZ generasi sebelumnya yang masih tetap menampakkan aura sporty. Hanya saja ada sedikit ubahan pada lampu utamanya yang lebih membulat dari biasanya, tak lagi terlihat lekukan headlamp khasnya. Bagian fascia-nya sudah nampak berbeda dengan model lawas, yang membuatnya tampil agresif.

Subaru sangat memperhatikan penampilan All New BRZ, dengan menambahkan kesan ala mobil Eropa pada eksteriornya. Kesannya tak lagi seperti mobil Jepang pada umumnya, dan seakan model ini sudah mengikuti gaya desain sportcar kembar lainnya, Supra-Z4. Walau sama-sama berjenis mobil sport, tapi tentu saja spek mereka berbeda satu sama lain.

Subaru BRZ generasi kedua

Lebih Bertenaga

Walau diberikan banyak ubahan pada eksteriornya, interior BRZ masih sama saja dengan model lamanya. Panel instrumen full digital 7 inci tetap dipertahankan, tapi ada tambahan head unit 8 inci yang mendukung Subaru Starlink, Android Auto, dan Apple CarPlay. Layar instrumen ini dilengkapi G-Meter serta speedometer digital.

Dan disinilah fokus pada model terbaru BRZ ini, yaitu mesin boxer 2.400 cc anyar dengan teknologi direct injector D-4S dari Toyota. Dipadu transmisi manual dan otomatis 6 percepatan, BRZ sanggup menghasilkan tenaga sebesar 228 hp dan torsi 249 Nm. Tenaga ini sudah cukup untuk membuatnya melaju kencang di jalanan.

BRZ terbaru hadir dengan fitur Eyesight Technology, serta dua varian Premium dan Limited. Meskipun generasi terbarunya sudah dirilis, anehnya peluncurannya tak bersamaan dengan kembarannya, Toyota 86. Entah apakah Toyota sengaja meluncurkannya suatu saat nanti atau karena sebab lainnya. Semoga saja peluncurannya tak terlalu berjauhan satu sama lain, mengingat keduanya cukup laris di pasar sebelumnya.

Be the first to comment

Leave a Reply