Andrea Iannone yang Dicela dan Dipuja!

Andrea Iannone yang Dicela dan Dipuja!
Andrea Iannone

RiderTua.com – Andrea Iannone yang dicela, dicerca namun juga dicinta dan dipuja. ‘The Maniac‘ bisa jadi sulit, kasar, tajam dan sinis.. Mungkin hanya Iannone satu-satunya pembalap yang melakukan operasi plastik, video dirinya memecahkan kaca mobilnya dengan tongkat golf membuktikan dia adalah Crazy Joe. Tapi banyak juga yang mencintai dan menyukainya, karena dia berbeda. Dia dengan senang hati menerima peran penjahat jika diperlukan, MotoGP membutuhkan karakter seperti dia.. Hanya beberapa orang terpilih yang dapat menatap langsung wajah Marquez, salah satunya dia (duel Le Mans 2015). Dan termasuk di antara tiga pembalap teratas grid dalam hal ‘kemampuan mentah‘. Dia bisa mengatur throttle dan rem pada saat bersamaan dengan apik, seperti dituturkan oleh Cal Crutchlow…

Andrea Iannone yang Dicela dan Dipuja

Pernyataan Iannone kemarin setelah menerima putusan sama sekali tidak terkendali. “Mereka telah merobek hati saya dari cinta terbesar saya,” tulis Iannone.

Tapi tidak ada jalan untuk kembali baginya. Iannone tidak memiliki hak untuk mengajukan banding atas keputusan ini. Dia akan berusia 35 tahun pada saat dia memenuhi syarat untuk balapan sekali lagi. Dan itu sepertinya akhir dari karir balapnya selama 15 tahun. Akhir yang benar-benar menyedihkan bagi salah satu karakter sejati di MotoGP. Iannone memang tidak selalu menjadi pembalap yang ramah seperti halnya Rossi yang suka bercanda..

Kadang-kadang Iannone bisa jadi sulit, kasar dan tajam, kadang sinis kepada media.. Kita bisa mengoloknya karena, Mungkin hanya Iannone satu-satunya pembalap yang melakukan operasi plastik untuk mengubah rahangnya, video dirinya memecahkan kaca mobilnya dengan tongkat golf, dan sederetan aksi kontroversial untuk ukuran seorang pembalap profesioanal (yang tidak bisa saya sebutkan disini)..

Tapi banyak juga yang mencintai dan menyukainya, karena dia berbeda. MotoGP membutuhkan karakter seperti dia. Dalam beberapa hal, dia tidak peduli apa yang orang pikirkan tentang dirinya. Dia dengan senang hati menerima peran penjahat jika diperlukan. Dia membingungkan, membuat frustrasi, aneh dan unik (bisa tergambar dari tato dan dagu yang di operasi untuk membuktikannya). Bahkan hanya dilihat dari penampilan dan gayanya kita mengetahui kemampuannya mengendarai motor.

Bakat Alami

Seorang anggota kru Alex Rins pernah berkomentar bahwa Iannone termasuk di antara tiga pembalap teratas grid dalam hal kemampuan mentah (bakat alami / mentah untuk menjadi bintang). Bagaimana dia meningkatkan throttle saat mengerem hingga tikungan adalah indikator yang jelas dari itu. Cal Crutchlow sering berkata bahwa hal itu benar-benar terungkap saat mengamati datanya. “Saya tahu bagaimana dia berkendara. Saat saya di Ducati, dia adalah pembalap Ducati terbaik saat itu. Dia bisa melapisi throttle dan rem pada saat bersamaan. Dia melakukan beberapa hal yang fantastis,” kata orang Inggris itu.

Pertarungan Iannone (Ducati) melawan Marc Marquez (Honda) di Le Mans pada 2015, adalah tahun terbaiknya. Meski duelnya hanya lima menit tapi itu menunjukkan yang terbaik dari Iannone dengan motornya. Dewasa sebelum waktunya, agresif, siap bertarung. Dan itu semua adalah hari setelah bahunya terkilir dalam kecelakaan uji coba. Ada ungkapan tentangnya bahwa: “Hanya beberapa orang terpilih yang dapat menatap langsung wajah Marquez… dan tanpa berkedip hingga akhir”.

Memang penampilan yang seperti itu hanya terjadi secara sporadis (tidak sering) selama tujuh tahun di MotoGP. Kecerdasan dan fokus yang tiada henti dibutuhkan untuk kejuaraan MotoGP. Namun tetap saja kita akan kehilangan sosok unik Iannone yang tiada duanya hingga saat ini, paling tidak untuk 4 tahun kedepan..

Be the first to comment

Leave a Reply