Larangan Balap Iannone 18 Bulan Menjadi 48 Bulan!

Larangan Balap Iannone 18 Bulan Menjadi 48 Bulan!
Larangan Balap Iannone 18 Bulan Menjadi 48 Bulan!

RiderTua.com – Alih-alih bebas atau nol bulan, akibat mengajukan banding ke TAS, larangan balap Iannone dari awalnya 18 bulan bertambah berat menjadi 48 bulan.. Presiden FIM Jorge Viegas sudah menyarankan kepada Andrea Iannone untuk tidak mengajukan banding ke TAS / CAS (Court of Arbitration for Sport), dan menerima diskualifikasi 18 bulan. Karena tidak terima akhirnya justru semakin berat, bahkan akhirnya terungkap oleh TAS (Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga) itu bahwa pada Andrea Iannone zat Drostanolone itu dipakai untuk menyembuhkan kecelakaan Misano, benarkah?

Larangan Balap Iannone 18 Bulan Menjadi 48 Bulan!

Andrea Iannone dijatuhi hukuman 4 tahun (48 Bulan) oleh TAS/CAS. Di sebutkan ada kalimat bahwa dia memakai Drostanolone setelah kecelakaan Misano 2019. Dengan sanksi ini petualangan Andrea Iannone usai, artinya karirnya berakhir dimulai sekitar setahun lalu, sebelum pemberitahuan diskualifikasi 18 bulan Desember lalu.

“Mereka merobek hati saya dengan memisahkan saya dari cinta saya yang besar (dengan balap)”. Rupanya TAS dan WADA mengupayakan hukuman teladan untuk memberikan sinyal yang jelas kepada dunia olahraga, agar tidak menimbulkan preseden yang berbahaya.

Para juri tidak mempercayai hipotesis kontaminasi makanan sehubungan dengan tes positif terhadap Drostanolone yang muncul di Malaysia, meskipun dalam nilai yang sangat kecil. Mereka tidak menerima hasil analisis rambut dari Pascal Kintz dan Prof. Alberto Salomone, seorang ahli Toksikologi atau pengacaranya. Foto-foto di Instagram menjadi bukti tak terbantahkan untuk membuktikan jejak zat doping yang terdeteksi dalam urin, meski dalam dosis minimal.

Massimo-Rivola-Andrea-Iannone
Massimo Rivola

Bantahan pihak Aprilia

“Saya pasti tidak akan menyerah. Saya tahu saya sedang menghadapi kekuatan yang kuat, tapi saya terus berharap,” kata Iannone. Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing mengatakan diansir La Gazzetta dello Sport,”Kemungkinan kontaminasi diakui. Pemeriksaan rambut dikatakan terlambat, meski dilakukan pada 9 Januari, dua hari setelah kontra analisis. Dan dalam hal apapun itu memiliki retroaktivitas yang berasal dari lima bulan sebelumnya. Bahkan ada tertulis bahwa Andrea memakai Drostanolone untuk menyembuhkan dirinya dari kecelakaan Misano. Mmeski tidak perlu pulih dari trauma dan, yang terpenting, sebelum Sepang dia mengikuti empat balapan lagi (Misano-Aragon-Thailand-Jepang-Malaysia)”.

Jorge Viegas- FIM

Presiden FIM Jorge Viegas sudah menyarankan kepada Andrea Iannone untuk tidak mengajukan banding ke TAS dan menerima diskualifikasi 18 bulan. Dalam beberapa hal dia seharusnya menerima kesalahan, tetapi Massimo Rivola juga tidak menyukai hipotesis tersebut. “Andrea melakukannya dengan baik, jika dia tidak melakukannya maka dia tidak akan lagi menjadi pembalap kami. Dan mengetahui bahwa dia tidak bersalah dia ingin memiliki nol bulan, bukan 18,” katanya.

“Juga tidak masuk akal menunggu hampir satu tahun (18 bulan) untuk mendapatkan hukuman. Kerusakan yang tak terhitung tidak hanya untuk pembalap asal Vasto tapi juga untuk tim Aprilia. Mereka membuat kami menunggu setahun untuk mengatakan bahwa hukumannya adalah 4 tahun!… Saya berbicara dengan Andrea, dia menegaskan bahwa dia memiliki hati nurani yang bersih, dia tahu dia bersih dan tidak menyerah”.

Be the first to comment

Leave a Reply