Dalam Bayangan Kakak Laki-laki, Kutukan atau Berkah?

Dalam Bayangan Kakak Laki-laki, Kutukan atau Berkah?
Dalam Bayangan Kakak Laki-laki, Kutukan atau Berkah?

RiderTua.com – Dalam bayangan kakak laki-laki, kutukan atau berkah?… Rookie Repsol Honda Alex Marquez akhirnya keluar dari bayang-bayang saudaranya Marc. Setelah berhasil naik podium MotoGP 2 kali yakni di Le Mans dan Aragon 1. Tapi tidak hanya Marquez bersaudara yang menonjol di tahun 2020. Siapa lagi pembalap bersaudara yang moncer?

Dalam Bayangan Kakak Laki-laki, Kutukan atau Berkah?

Musim 2020, bukan hanya tahun bagi para pemula, tetapi juga tahun bagi para saudara. Dengan kata lain, untuk bisa sukses di ajang kompetisi MotoGP, keberadaan kakak yang sama-sama membalap, sepertinya lebih diuntungkan. Tapi idealnya Anda pasti ingin menjaga jarak dengannya.

Sekalipun dia memenangkan gelar juara dunia Moto2, seorang rookie belum tentu menjadi pengganti yang logis untuk salah satu tempat paling bergengsi di kelas utama kejuaraan dunia MotoGP.

Dalam Bayangan Kakak Laki-laki, Kutukan atau Berkah?
Dalam Bayangan Kakak Laki-laki, Kutukan atau Berkah?

Keluar dari Bayangan Marc

Tapi meski terlambat, dengan podium MotoGP keduanya ini, Alex melangkah keluar dari bayang-bayang ini. Dia kemudian menjelaskan saat konferensi pers. “Saya naik podium, saya tidak ingin ditanyai tentang Marc sepanjang hidup saya. Lupakan sedikit, dan saya akan berkonsentrasi pada diri saya sendiri.”

Binder Bersaudara- Brad Binder dan Darryn Binder
Binder Bersaudara- Brad Binder dan Darryn Binder

Pada tahun 2014, ‘Marquez brothers‘ adalah dua saudara pertama yang memenangkan balapan pada hari yang sama. Di musim yang sama, sang adik mengalahkan Jack Miller dalam perebutan gelar Moto3.

Sementara Marc mengamankan mahkota MotoGP keduanya. Pada 2019, keluarga Marquez menang 4 kali pada akhir pekan GP yang sama, yang pada akhirnya memberi mereka dua gelar lagi.

Valentino Rossi: Trek yang Berbahaya!

Pasangan Bersaudara Lain

Tapi Marquez bukan satu-satunya pasangan bersaudara yang menang.

  1. Pembalap Red Bull-KTM Brad Binder (25 tahun) berjaya sebagai rookie MotoGP di Brno. Yang secara mengesankan menegaskan gelar Moto3 dan gelar Moto2. Kemudian adiknya Darryn Binder (22 tahun) merayakan kemenangan GP pertamanya di Kejuaraan Dunia Moto3 di GP Catalunya. By the way, keduanya meraih kemenangan pertama mereka di kelas terkecil dalam 5 tahun, sejauh ini Darryn bisa mengimbangi Brad.
  2. Lalu ada Espargaro bersaudara. Pol, yang lebih muda secara signifikan lebih sukses daripada Aleix dengan 15 kemenangan GP dan satu gelar Moto2.
  3. Ada Luca Marini yang kemungkinan besar akan bertemu dengan saudaranya sekaligus juara dunia 9 kali, Valentino Rossi di kelas MotoGP pada 2021.
  4. Inilah satu-satunya saudara lelaki yang memenangkan 3 balapan terakhir dengan cara yang patut dicontoh: Sam Lowes membalap di kejuaraan dunia dan sekarang menjadi penantang gelar pertama di kelas Moto2. Saudara kembarnya Alex Lowes adalah rekan setim Rea di Kawasaki di Kejuaraan Dunia Superbike, dan dia berada di enam besar di sana. Keduanya sejujurnya bisa bahagia dengan saudara mereka, seperti yang terjadi pada hari Minggu di Aragon.

Apakah memiliki saudara dalam satu bidang oleh raga yang bisa dibandingkan merupakan kutukan atau berkah.. Tertama jika berada dalam bayangan kakak laki-laki dan dibanding-bandingkan..? Risih dan jengah juga sepertinya lama-lama dibawah bayang-bayang sang kakak atau saudara.. Meskipun sisi positifnya bisa bertukar pikiran dan nasehat..

Be the first to comment

Leave a Reply