Quartararo: Gelar MotoGP Tugas Tim Resmi, Bukan Saya!

Quartararo: Gelar MotoGP Tugas Tim Resmi, Bukan Saya!
Quartararo: Gelar MotoGP Tugas Tim Resmi, Bukan Saya!

RiderTua.com – Fabio Quartararo: Gelar MotoGP tugas utama tim resmi, bukan saya… Pembalap dari tim Petronas Yamaha SRT itu mengungkapkan tekanan dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2020. Menurutnya, jika perebutan gelar itu tidak dibebankan kepada pembalap tim satelit, namun lebih pada pembalap tim pabrikannya. Beneran gak mau gelar dunia MotoGP nih..?

Quartararo: Gelar MotoGP Tugas Tim Resmi, Bukan Saya!

Fabio Quartararo mencatatkan finis terburuk MotoGP pada hari Minggu di Motorland Aragon. Dia mengalami masalah dengan tekanan ban yang ‘tidak terkendali’ di ban medium depannya, yang membuatnya turun ke urutan ke-18.

Joan Mir dari Tim Suzuki Ecstar berhasil finis ke-3, pembalap 23 tahun itu kini menggeser Quartararo dari puncak klasemen dengan 121 poin. Sekarang pembalap asal Prancis itu 6 poin di belakang pembalap asal Spanyol itu. Sementara Maverick Vinales di tempat ke-3 dengan 109 poin, dan Andrea Dovizioso ke-4 dengan 106 poin.

Setelah memimpin klasemen kejuaraan dengan selisih 10 poin di balapan Aragon, Quartararo menegaskan ‘hari naas’-nya itu tidak menambah tekanan padanya dalam perburuan gelar, karena ‘Saya tidak berada di tim pabrikan’.

“Tentu saja, saya sangat senang bahwa [Alex] Rins menang di MotoGP Aragon dan [Danilo] Petrucci di Le Mans,” kata Quartararo pada hari Minggu ketika ditanya, apakah perebutan gelar juara balapan melegakan baginya? Tapi pada akhirnya yang penting adalah hasil yang kita capai.

“Hari ini adalah bencana, saya sedih mengatakan ini. Tetapi akan lebih buruk lagi jika Mir menang, Maverick kedua, Dovi ketiga. Namun dalam hal negatif, kami perlu memikirkan hal positif kecil lain. Dan hal positif yang kami miliki hari ini adalah, bahwa baik Alex [Rins dan Marquez] finis di depan Joan.”

“Tapi pada akhirnya, tekanan tidak benar-benar ada pada saya. Saya memimpin klasemen kejuaraan, tetapi tim ini (Petronas) lahir tahun lalu. Ini tahun kedua saya dan saya tidak berada di tim pabrikan.”

“Pada akhirnya, tekanan (juara dunia) ada pada pembalap pabrikan. Jadi, saya merasa lega. Aragon adalah balapan yang sulit dengan masalah teknis, tapi saya merasa baik-baik saja.”

Joan Mir Kudeta Quartararo dari Puncak Klasemen

Suzuki Lebih Baik dari Yamaha?

Dovizioso yang finis di urutan ke-7 di Aragon, yakin Suzuki akan sulit dikalahkan di balapan terakhir. Sementara Mir menegaskan, dia tidak peduli dengan kejuaraan seperti yang dilakukan pembalap lain pada tahap ini.

Ketika ditanya, apakah yang dilakukan Suzuki lebih baik dari Yamaha di Aragon? Quartararo menjelaskan, “Bagi saya, Suzuki konsistensi dengan ban-nya jauh lebih baik daripada kami. Dan kami memiliki sedikit lebih banyak di lap pertama.’

“Untuk kualifikasi kami memiliki catatan waktu yang bagus, tapi Alex Rins sangat cepat [dalam balapan] dan dia menang. Mereka telah menemukan grip yang baik di lap pertama, dan mereka sangat cepat. “Inilah mengapa mereka membuat hasil seperti ini. Podium, podium, dan podium, jadi sepertinya mereka bersenang-senang.”

3 Comments

Leave a Reply