Gigi Dall’Igna Tawarkan Perdamaian kepada Dovizioso

Sejak MotoGP 2013, Gigi Dall'Igna dan Dovizioso tidak pernah sejalan. Kini setelah diketahui jalan mereka akan terpisah di penghujung tahun ini, Gigi mengulurkan tangan ke Dovi untuk acara perdamaian

3 Kata Ini Membuat Dovizioso Semakin Tersingkir
3 Kata Ini Membuat Dovizioso Semakin Tersingkir

RiderTua.com – Gigi Dall’Igna tawarkan perdamaian kepada Dovizioso demi merebut gelar dunia MotoGP 2020. Jelas terlihat ada perseteruan antara Dall’Igna dan Dovi. Yang terungkap baru-baru ini: Pada bulan Mei Ducati ada negosiasi dengan Jorge Lorenzo. Sementara mereka juga masih berunding dengan Andrea Dovizioso tentang pembaruannya.. Namun kini Dall’Igna menawarkan gencatan senjata dengan Dovizioso di akhir karirnya..

Gigi Dall’Igna Tawarkan Perdamaian kepada Dovizioso

Gigi-Dall’Igna-Jorge-Lorenzo-1
Gigi Dall’Igna-Jorge Lorenzo, Ibarat Ayah-Anak

Sejak 2013, Gigi Dall’Igna dan Dovizioso tidak pernah sejalan. Kini setelah diketahui jalan mereka akan terpisah di penghujung tahun ini, Gigi mengulurkan tangan ke Dovi untuk perdamaian demi bersama-sama bekerja menuju gelar juara dunia MotoGP.

Situasi persaingan tahun ini memang serba tak terduga dan susah di prediksi. Dovizioso memimpin dengan poin yang minimal, peluang gelar sangat sulit ditentukan.. Penyebab lainnya adalah ban Michelin, bahkan Andrea Dovizioso menyatakan, dia tidak selaras tahun ini dengan GP20-nya karena ban belakang Michelin yang baru.

Situasi teknis ini yang justru membuat Pecco Bagnaia menjadi kepanjangan tangan Dall’Igna untuk memberi pelajaran Dovizioso. Sedemikian rupa sehingga membalaskan dendam Gigi Dall’Igna pada pemrotes Andrea Dovizioso. Di mana menurut Carlo Pernat: “Dengan melihat ledakan Bagnaia dan kesulitan Dovizioso itu adalah kemenangan Dall’Igna. Dialah yang tidak lagi menginginkan Dovi di tim”.

Utamakan Kepentingan Ducati

Namun Dovi sudah memutuskan pergi, Gigi Dall’Igna sekarang berharap agar kepentingan tim dan pabrikan lebih diutamakan. “Kami memimpin kejuaraan. Memang benar bahwa Dovi mengalami beberapa kesulitan tambahan. Saya sangat senang berada di puncak klasemen pembalap, saya pikir itu sesuatu yang penting. Kami harus bersama-sama menemukan motivasi yang tepat untuk mencapai harmoni yang tepat di dalam garasi yang akan memungkinkan kami untuk mengembalikan ke kondisi yang terbaik”.

Dilansir media GPOne, Gigi melanjutkan… “Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak tentang situasi kami saat ini. Memang, ada beberapa kesalahpahaman di antara kami, tetapi kami berdua profesional yang tahu bahwa mereka memiliki tujuan penting di depan mereka dan yang mungkin sekarang lebih dapat dicapai daripada waktu lainnya”.

“Oleh karena itu kita harus melakukan bagian terakhir tahun ini dengan kolaborasi dan sinergi terbesar .. Saya dengan tulus berharap Dovizioso menang dan pergi seperti ini. Saya harap saya bisa membantunya mencapai tujuan ini..”. Sebuah amanat terakhir buat DesmoDovi ?.. Dan dibiarkan pergi dengan senyuman…

Be the first to comment

Leave a Reply