Tito Rabat Diganti Luca Marini? Bernasib Seperti Karel Abraham?

Di MotoGP Misano, tim Ducati melalui CEO-nya Claudio Domenicali, sedikit banyak bercerita tentang rencana masa depannya di MotoGP.

Tito Rabat Diganti Luca Marini? Bernasib Seperti Karel Abraham?
Tito Rabat Diganti Luca Marini? Bernasib Seperti Karel Abraham?

RiderTua.com – Apakah Tito Rabat akan diganti Luca Marini? Dan bernasib seperti Karel Abraham?.. Tim Ducati sedang membuka kran bagi masuknya pembalap muda, dan Luca Marini berada dalam kanal pipa berjalan menuju tim Italia.. CEO Ducati, Claudio Domenicali memberikan petunjuk kata kunci Ducati di MotoGP 2021 adalah Italia + Muda.. Enea Bastianini dipastikan ke Ducati, apakah posisi Tito Rabat aman?.. Uang saat ini sepertinya tidak lagi menjadi jaminan untuk tetap tinggal di tim. Rabat mengakuinya pada media Marca.com, dia harus punya rencana B. Kalaupun performa Tito Rabat musim ini tak kunjung membaik tempat duduknya di Avintia menjadi ‘kursi panas’…

Tito Rabat Diganti Luca Marini? Bernasib Seperti Karel Abraham?

Tito Rabat Diganti Luca Marini? Bernasib Seperti Karel Abraham?

Di MotoGP Misano, tim Ducati melalui CEO-nya Claudio Domenicali, sedikit banyak bercerita tentang rencana masa depannya di MotoGP. Dan kata kuncinya sepertinya Italia dan muda. Upaya yang dilakukan tim Avintia dengan memasang Johann Zarco di dalam garasi dengan kontrak langsung dari pabrikan Ducati salah satu contohnya. Pada 2021, diperkirakan Enea Bastianini naik kelas di tim MotoGP Avintia.. Tito Rabat tahu bahwa dia bisa bernasib sama dengan mantan rekan setimnya, Karel Abraham…

Belum lama berselang, tim Avintia yang dibekali senjati resmi dari Ducati menjadi tim satelit sejati. Ducati merekomendasikan perekrutan Johann Zarco, segalanya mulai berubah. Karel Abraham mampu membayar harganya. Namun demi Zarco timnya memutus kontraknya..

Sama dengan Tito Rabat, mantan Juara Dunia Moto2, membayar untuk bisa balapan di MotoGP, namun sepertinya tidak lagi menjadi jaminan. Seperti orang lain, dia mendengar rumor. Pada 2021, Enea Bastianini akan tiba di timnya. Di sisinya? Belum tentu, karena Luca Marini masih dalam perjalanan juga …

Tito Rabat berujar… “Pada akhirnya, semua orang di sini harus bertahan. Setiap orang harus punya rencana B, jika tidak ada tim yang tersedia. Begitulah adanya, tapi ini bukan terjadi saya saja, ini terjadi pada saya dan semua orang. Jadi saya harus tahu sedikit cara menghadapi ini. Saya harus memberikan segalanya, itu satu-satunya yang ada. Saya tidak menganggapnya buruk, tapi itu membuat saya lebih terjaga, lebih waspada”.

Be the first to comment

Leave a Reply