Hypercar Lotus Evija Terancam Batal Digarap ?

RiderTua.com – Belum sempat diluncurkan, hypercar Lotus Evija terancam tak bisa masuk ke lantai produksi. Padahal mobil ini sudah lama dinanti oleh pecintanya sebagai model paling ambisius. Ternyata ada penyebab kenapa hypercar Lotus Evija terancam takkan diproduksi. Mulai dari masalah internal sampai kondisi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Ternyata Penjualan Mobil di Jepang Belum Pulih

Penyebab Hypercar Lotus Evija Takkan Diproduksi

Sebenarnya Evija pernah dikenalkan secara publik setahun lalu dan sukses menarik perhatian banyak orang saat itu. Banyak yang mulai bertanya-tanya kapan mobil ini bisa diproduksi dan dijual massal. Lotus sudah mengusahakan agar dapat membawanya ke pasar sesegera mungkin, tapi tiba-tiba saja masalah mulai menghampiri.

Lotus mengalami perselisihan dengan Williams Advanced Engineering, yang menangani produksi baterai 70 kWh untuk Evija. Padahal perusahaan ini sudah menjalin mitra teknis dengan produsen mobil asal Inggris tersebut. Tapi apa daya, tuduhan demi tuduhan sering dilemparkan baik dari Lotus maupun Williams, dan dengan alasan yang berbeda.

Hypercar Lotus Evija terancam takkan diproduksi

Yang Salah Siapa?

Lotus menyebut kalau Williams mengalami gangguan pengiriman paket baterai untuk Evija, sehingga mereka harus menyelesaikannya sendiri. Perlu diingat kalau ini terjadi sebelum kondisi pasar otomotif mulai memburuk di seluruh dunia. Artinya, masalah tersebut sudah muncul sebelum itu terjadi, dan keadaan sekarang memperparah masalahnya.

Di sisi lain, Williams membantah apa yang dikatakan Lotus mengenainya, dan menganggap Lotus ‘salah paham’. Mereka tak merasa kalau mereka melanggar apa yang telah disepakati sebelumnya dengan produsen mobil tersebut, tapi Lotus seenaknya menuduh mereka. Meskipun menuduh balik Lotus atas pemutusan kerja samanya, Williams khawatir kalau ini bakal berdampak pada pekerjaannya di Negeri Big Ben.

Terlepas dari siapa yang pantas disalahkan soal masalah tersebut, sepertinya ini akan memperngaruhi tahap produksi Evija nantinya. Jika nanti keduanya tak akur lagi, maka mobil listrik nan sporty ini takkan bisa diproduksi dalam waktu dekat. Tapi semoga saja semuanya bisa berlalu dan Evija dapat diproduksi dan dikirim ke konsumen.

Be the first to comment

Leave a Reply