Honda Mati Kutu Tanpa Marc, Bradl: Kami Membutuhkan Marquez!

Di MotoGP 2020 ini, Selain Nakagami, dengan RC213V versi 2019, semua pembalap Honda kurang bersinar..

Honda Mati Kutu Tanpa Marc
Honda Mati Kutu Tanpa Marc

RiderTua.com – Honda mati kutu tanpa Marc Marquez?. Musim ini kita akan bisa melihat di peringkat berapa Honda tanpanya.. Honda saat ini sedang mengalami musim terburuknya, mereka kehilangan salah satu pembalap terbaiknya. Pembalap Spanyol itu menjadi satu-satunya solusi untuk krisis Honda. Bahkan tes rider asal Jerman, Stefan Bradl yang dikerahkan sebagai pembalap penggantinya, ‘angkat tangan‘, dia berujar: “Kami membutuhkan Marquez”, sebegitu parahkan ketergantungannya?

Honda Mati Kutu Tanpa Marc, Bradl: Kami Membutuhkan Marquez!

Semenjak Marc Marquez cedera, otomatis segalanya berubah buruk dan semakin buruk lagi di Honda. Tim asal Jepang berlogo sayap ini sudah lama dikritik karena sangat bergantung pada juara dunia bertahan itu untuk mencapai hasil yang baik, meskipun Honda membantahnya dengan keras. Namun, kini mereka tidak bisa menyangkal lagi, hal yang tidak bisa dibantah jika ini berlanjut seberapa mampu Honda bertahan dalam peringkat kejuaraan..?

Selain Nakagami, dengan RC213V versi 2019, semua pembalap Honda kurang bersinar.. Sambil menunggu kembalinya Marc Marquez, dan Cal Crutchlow juga masih dibalut cedera dan sebentar lagi lengser, motivasinya mungkin tidak akan sama lagi. “Di HRC, kami semua bertanya-tanya mengapa Takaki Nakagami jauh lebih cepat dengan motor versi 2019,” kata Bradl..

Bagi tes rider Honda Stefan Bradl ini, krisis ini akan sulit untuk dikelola. “Kami sedang melalui masa yang sulit. Ini tidak bisa di biarkan ”. Setelah beberapa kali tes dan mencoba mencari jalan keluar dan tiga balapan, pembalap asal Jerman itu mencermati situasi menyedihkan dari Honda musim ini.

Cal Crutchlow bahkan menambahkan daftar keluhan rider Honda.. “Kami banyak melakukan perubahan pada motornya, tapi motor tidak melaju lebih cepat,” kata pembalap Inggris itu.

Honda mati kutu tanpa Marc Marquez, Nakagami Solusinya?

Nakagami Solusinya?

Bagi Bradl, hasil bagus Nakagami dengan motor tahun lalu adalah sesuatu yang sulit dipahami. “Di HRC kami semua bertanya-tanya mengapa Taka Nakagami jauh lebih cepat dengan motor 2019. Namun, tidak ada jawaban sederhana untuk pertanyaan ini. Sungguh mengejutkan betapa bagusnya penampilan Taka. Ya, dia membalap dengan baik di Jerez, dia finis keempat. Gaya balapnya sangat meningkat. Tapi sepertinya motor 2019 juga lebih baik,” tambahnya..

Honda mati kutu tanpa Marc Marquez. Jika tim tidak segera menemukan jalan keluarnya.. Tahun ini akan menjadi musim paling kelam untuk tim Jepang itu. “Sekarang kami menghadapi tantangan. Kita perlu mencari tahu bagaimana perbedaan motor. Kami melakukan yang terbaik untuk mencari tahu. Tetapi kebebasan bergerak orang Jepang terbatas. Oleh karena itu, tidak mudah untuk melakukan perbaikan dalam waktu singkat”.

Kendala lainnya adalah tahun ini mesin dibekukan hingga akhir 2021. Hanya diperbolehkan memodifikasi pada sasis, elektronik, peredam kejut (shock), dan setingan yang dapat dilakukan kapan saja.

Bagi Stefan Bradl, untuk menyelesaikannya, satu-satunya solusi yang dimiliki Honda saat ini, adalah Marquez.. “Kami membutuhkan Marc agar kondisi di sirkuit membaik. Sulit untuk mengatakan kapan itu akan terjadi”.. Krisis berkepanjangan bagi Honda… akankah Nakagami menyelamatkan tim dari negaranya (Honda)?

Be the first to comment

Leave a Reply