Ducati Berjudi dengan Pesona Para ‘Daun Muda’ Pengganti Dovizioso!

Pada musim MotoGP 2020 ini, KTM menunjukkan apa yang dapat diraih dengan naluri mereka

Ducati Berjudi dengan Pesona Para Daun Muda Pengganti Dovizioso

RiderTua.com – Ducati berjudi dengan pesona para daun muda pengganti Dovizioso. Pembalap Italia itu sudah tiga kali menjadi runner-up. Tapi manajer Ducati memperlakukannya dengan meremehkan selama bertahun-tahun. Sekarang mereka memiliki daun muda ( Jack Miller dan Pecco Bagnaia). Namun beberapa pihak menyebut mereka bukan pengganti yang layak untuk level Dovi.

Ducati Berjudi dengan Pesona Para ‘Daun Muda’ Pengganti Dovizioso

Dilansir dari media Jerman speedweek, direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabatti mengatakan bahwa belum akan diputuskan akan berad di tim mana Bagnaia ( tim pabrikan atau tetap di satelit). Hal ini dikarenakan hubungan dengan Dovizioso sudah dianggap sudah rusak..

Dovi telah banyak mendengar komentar yang meremehkan dirinya dari manajemen Ducati sejak musim dingin. Jadi pada Sabtu pertama di Spielberg dia dengan tegas menantang pengunduran diri pada akhir tahun ini. Setelah delapan tahun, tiga kali runner-up ini lebih memilih untuk mundur daripada harus berurusan dengan para ‘jenderal’ Ducati yang arogan.

Setelah delapan tahun dia berjasa untuk Ducati .. Mungkin bakat alami Dovi tidak sejajar dengan Vinales, Rossi, Lorenzo, apalagi Marc Marquez. Tetapi biasanya perusahaan menakut-nakuti pembalap seniornya ketika ada pengganti yang lebih baik (paling tidak dari sisi usia dan gaji).

Pace Menakutkan Dovizioso di Styria, Konstan di 24 detik
Ducati Berjudi dengan Pesona Para Daun Muda Pengganti Dovizioso

Pesona Pembalap Muda

Ducati kini memiliki beberapa “Daun Muda” yang menjanjikan seperti Miller, Bagnaia dan Jorge Martin. Bahkan ada calon dari pendatang baru dari gerbong luar: Luca Marini dan Enea Bastianini yang kini sedang dalam pembahasan di Ducati.

Performa pembalap Ducati lainnya masih meragukan (dibanding Dovi).. Jack Miller telah membuktikan dirinya, tetapi dia tidak pernah berada di bawah tekanan dalam perebutan gelar. Pecco Bagnaia finis keempat di Phillip Island sebagai hasil MotoGP terbaik sejauh ini. Jadi tidak perlu diragukan lagi: Dovizioso akan menjadi solusi terbaik yang tersedia untuk perburuan gelar Ducati pada tahun 2021.

Kemudian ada pembalap Perancis Johann Zarco, yang menempati posisi ketiga di Brno, tetapi dia terlihat berada dalam sejumlah petualangan yang kontroversial selama satu setengah tahun terakhir. Dia jelas berharap mendapat tempat di sebelah Miller di tim resmi, jadi tekanan untuk penampilan terbaik selanjutnya sangat besar, juga untuk Bagnaia yang cedera, yang telah berhenti sejak Brno karena patah tulang keringnya.

Pada musim MotoGP 2020 ini, KTM menunjukkan apa yang dapat diraih dengan naluri mereka. Mereka memakai pembalap berbakat dan yang menjanjikan dengan bintang-bintang muda seperti Brad Binder dan Miguel Oliveira setelah eksperimen mahal dengan gaji 1,8 juta euro pada 2019 dengan Johann Zarco yang gagal di tengah jalan.

Tapi Ducati memiliki penantang gelar yang populer dan dapat diandalkan yaitu Andrea Dovizioso.. Kita akan melihat apakah kebijakan Ducati ini akan dibayar mahal dikemudain hari.. Karena untuk saat ini Ducati berjudi dengan pesona para daun muda pengganti Dovizioso…

Be the first to comment

Leave a Reply