Kegagalan Honda: Motor Baru RC213V Lebih Lambat!

Fakta data Marc Marquez berada di pole position di MotoGP Austria pada 2019 dengan catatan waktu 1: 23.027 menit. Nakagami lebih lambat 0,845 detik dengan motor Honda 2019 pada hari Sabtu

Melihat KTM Kuat, Marquez Ingin Balapan
Melihat KTM Kuat, Marquez Ingin Balapan

RiderTua.com – Motor racikan HRC melempem tanpa Marquez. Beberapa hasil di lintasan menunjukkan kegagalan proyek Honda 2020: Motor baru RC213V lebih lambat dari versi 2019. Memang Marc terlihat melesat cepat di Jerez, namun dia jatuh fatal. Menunjukkan paket yang belum sempurna. Honda kehilangan podium setelah 4 seri, dan Brno adalah titik terendah. Sanggupkah Marc Marquez membalik keadaan karena dia baru sekali mencoba RC213V dan itu di satu trek? .. Dan dengan ban Michelin yang baru, kondisi persaingan tahun ini jika dicermati sangat aneh!

Kegagalan Honda: Motor Baru RC213V Lebih Lambat

Pilihan sulit dialami ‘pembalap inti’ Honda pada 24 Februari 2020 lalu. Ketika Marc Marquez dan Cal Crutchlow harus memilih untuk tiba-tiba melepas paket 2019 selama tes Qatar. Setelah itu tidak ada motor Honda yang berada di barisan atas dan kemudian dipaksa dihomologasi.

Fakta kemunduran Honda terlihat pada tanggal 23 Februari, melalui hasil tes musim dingin di Qatar. Honda terlihat menyedihkan sebagai juara bertahan ‘Triple Crown 2019’.. Nakagami urutan ke-10, Marc Marquez ke-14.. Alex Marquez ke-19, Crutchlow ke-21..

Tidak lebih Cepat dari Versi 2019

Alarm peringatan berbunyi untuk bos dan teknisi HRC. Karena Takaaki Nakagami yang terbaik di Honda dengan maksimal posisi kelima. Bahkan dia adalah tim satelit LCR Honda dengan Honda RC213V 2019. Motor baru Honda 2020 rupanya sama sekali tidak selaras dengan konstruksi ban belakang baru dari Michelin. Ini semakin membantu pabrikan yang motornya diarahkan untuk kecepatan menikung tinggi (high cornering speed). Setidaknya Yamaha dan KTM dengan sasis hibrid-nya.

Keesokan harinya, sejumlah kendaraan dan komponen diangkut dari garasi LCR ke garasi Repsol Honda. Cal Crutchlow yang juga memakai RCV tim resmi mendapat sesuatu dari hasil Nakagami. Pada hari Senin dan hari terakhir, hasil Honda meningkat…!

Kondisi ini tidak diharapkan di Honda. Apakah ini sisa-sisa zaman keemasan Nakamoto dan Suppo, yang sudah tidak ada lagi?.. Tidak masalah, HRC mampu membelinya. Karena dia punya Marc Marquez yang memenangkan enam dari tujuh gelar antara 2013 dan 2019. Setiap kritik terhadap HRC dipandang sebagai penistaan…!

Seiring waktu, HRC terbukti mengembangkan ilusi bahwa mereka memiliki motor terbaik di lintasan. Fakta bahwa Marquez sering mengalami kecelakaan 30 kali dalam satu musim, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Itu semua untuk menutupi kelemahan Honda di MotoGP. Dan 20 selamat dari kecelakaan dengan cara yang ‘tidak manusiawi’, membuat gemes pembalap Honda lainnya. Marc memang sangat menginginkan sasis yang lebih baik, tetapi Honda tidak bisa melakukannya pada 2019 atau 2020 ini. Hasil pembalap terbaik kedua jauh dari Marquez dan seringkali buruk.

Kegagalan Honda: Motor Baru RC213V Lebih Lambat
Kegagalan Honda: Motor Baru RC213V Lebih Lambat

Motor 2020 Tidak Lebih Baik

Di tahun 2020 ini euforia kubu HRC yang sukses tidak mengenal batas. Marc Marquez bahkan menunjukkan ‘kekuatan Alien‘nya di MotoGP Jerez pertama bahkan setelah jatuh.. Sebuah perjuangan yang sangat sengit dan mengejar ketinggalan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun apakah motor Honda yang terbaik?.. Hasilnya sudah bisa ditebak: jatuh, lengan atas patah, comeback gagal, operasi kedua, istirahat sekitar dua bulan, comeback di Misano paling cepat tanggal 13 September, pun masih diragukan. Motor Honda sudah mencapai limitnya jika ingin mengejar rival tercepatnya saat ini.. Dan jatuh adalah sebagai bukti kemampuan maksimal paket motor, bahkan jika pembalapnya seorang Marquez.. Dengan pembalap Honda lain? maksimal peringkat 5 (Nakagami), itupun motor versi 2019, yang lebih fix dibanding versi 2020 yang masih tumpang tindih. Karena sebagian partnya oplosan dari versi sebelumnya..

Musim 2020 ini kita melihat statistik dan kegagalan Honda menjadi terlihat jelas. Honda kehilangan podium setelah 4 seri, dan Brno adalah titik terendah, dan diberi pelajaran ulang di GP Austria-1.

Konfirmasi Honda Tentang Marc Marquez

Marc Marquez Tidak Dipaksa

Cedera Marc Marquez memperburuk situasi ini, yang sulit diatasi oleh pabrikan sepeda motor terbesar di dunia dan tim Repsol Honda yang terkenal. Namun motor racikan mereka melempem tanpa Marquez..

Mungkin itu sebabnya Honda tidak terburu-buru mengembalikan Marc Marquez ke lintasan. Karena dengan paket ini, bahkan penyihir dari Cervera (Magic Marc) itu tidak bisa menunjukkan keajaiban.

Fakta data Marc Marquez berada di pole position di MotoGP Austria pada 2019 dengan catatan waktu 1: 23.027 menit. Nakagami lebih lambat 0,845 detik dengan motor Honda 2019 pada hari Sabtu!

Kesimpulannya adalah hanya Honda yang melambat… Honda sekarang dikejar Aprilia di belakang mereka dalam kejuaraan konstruktor. Jika Aprilia mempunyai pembalap Top mungkin Honda berada di urutan buncit!

Sekarang yang membuat kita penasaran apakah Honda dapat membalik keadaan pada tahun 2020 dengan kembalinya Marc Marquez.. Ingat Marc baru sekali mencoba RC213V dan itu di satu trek? .. Dan dengan ban Michelin yang baru, kondisi persaingan tahun ini sangat aneh!

Klasemen Pabrikan MotoGP: 1.Yamaha (81 poin). 2. Ducati (67 poin). 3. KTM (57 poin). 4. Suzuki (44 poin). 5. Honda (37 poin). 6. Aprilia (16 poin).

Be the first to comment

Leave a Reply