Obrolan Pangeran William Tentang Sepakbola

RiderTua.com – Bola – Tamu Peter Crouch di podcastnya Minggu ini sangat istimewa. Dia adalah Presiden Asosiasi Sepakbola Inggris, Pangeran William. Dan berikut adalah obrolan santai dengan suami dari Kate Middleton itu tentang dunia sepakbola.

Obrolan Pangeran William Tentang Sepakbola

Mengubah Nama Piala FA

Dilansir dari BBC Sport, ini adalah kali pertama Pangeran William hadir di acara podcast. Tim podcast Peter Crouch bertemu William di Kensington Palace sebelum masa karantina. Di acara ini dia menegaskan akan pentingnya masalah kesehatan mental.

Duke of Cambridge ini sangat ingin menggunakan perannya untuk memulai percakapan seputar kesehatan mental, termasuk mengubah nama final Piala FA 2020 menjadi final Heads Up FA Cup.

Kepada Crouch, dia mengatakan “Kami berharap, mengganti nama itu adalah pernyataan yang cukup besar bahwa Inggris akan menunjukkan kepada dunia, dan dunia sepakbola khususnya, bahwa kesehatan mental benar-benar penting.”

Selama masa karantina, kompetisi sepakbola menjadi terhenti. Ternyata Pangeran William kangen nonton bola. Dia berkata “Aku mencoba berpura-pura tidak terlalu peduli. Tapi pada akhir pekan ketiga, aku benar-benar merindukannya. Itu hanya terjadi pada akhir pekan.”

Penggemar Aston Villa

Pangeran William terkenal sebagai penggemar Aston Villa. Dia mengatakan dia telah jatuh cinta pada Villa yakni saat pertama kali nonton pertandingan Piala FA Aston Villa melawan Bolton, ketika dia masih berusia 11 tahun.

“Saya duduk di sana di antara semua penggemar Villa dan saya menyukainya. Saya pikir suasananya luar biasa,” kenangnya.

Tak hanya itu, dia juga tertarik pada sejarah Villa.  Terutama ketika mereka keluar sebagai juara Inggris, dan memenangkan Piala Eropa. Dia berkata, “Saya merasakan ada hubungan nyata dengan klub. Saya merasa Villa adalah klub Midlands yang sangat membanggakan dan itu terasa sangat istimewa.”

Masa Sekolah

Saat sekolah, William sempat merasa minder karena tidak seperti kebanyakan teman sekolahnya yang mengidolakan Manchester United atau Chelsea. Di sekolah Willian juga gemar bermain bermain bola, biasanya dia menempati posisi sebagai bek kanan. Dan dia adalah satu-satunya pemain yang mengenakan bantalan pelindung tulang kering 6 sisi.

Ada 1 kejadian konyol yang pernah dia lakukan. Pada usia 15 tahun, dia pernah meminta seorang petugas polisi bersamanya untuk menggunakan pena laser dan menyorot ‘titik merah’ salah satu pemain lawan.

“Aku terus berkata kepadanya, ‘lihat, dia mengikutimu. Dan itu membuat pertandingan tertunda sekitar 10 menit!” kata William sambil tertawa.

Mengganti Gareth Southgate

Ketika Crouch dan tim bertanya kepada William, apakah dalam perannya sebagai Presiden FA, dia mungkin bisa menyingkirkan Gareth Southgate jika Timnas Inggris memiliki permainan yang buruk? Dia mengakui bahwa “itu mungkin agak sulit dilakukan!”

“Gareth adalah legenda, saya sangat suka Gareth dan saya pikir dia melakukan pekerjaan bagus dengan tim Inggris,” katanya.

“Itu bukan untuk mengatakan bahwa percakapan belum terjadi di mana saya memberinya sedikit dorongan dan berkata: ‘Mengapa [Jack] Grealish tidak ada dalam pasukan Inggris?” candanya.

Ogah Main Game

William mengaku jika dirinya tidak bermain game Football Manager karena dia pikir dia akan terlalu kecanduan. Dia berkata sambil tersenyum, “Itu akan menjadi akhir hidup saya. Anda pasti tidak akan pernah melihat saya di balkon lagi. Aku akan dikunci.”

Dilarang Ngetwit

William juga sempat tidak diizinkan menulis tweet dari akun resmi @KensingtonRoyal, menanggapi hal itu dia berkata, “Mereka sengaja menjauhkan saya dari hal itu. Tapi ketika Liverpool memenangkan semifinal Liga Champions yang luar biasa melawan Barcelona [pada Mei 2019], saya meraih halaman Twitter dan langsung posting.”

“Itu pertandingan yang luar biasa, saya terpesona olehnya. Itu adalah salah satu pertandingan sepakbola terbaik yang pernah saya saksikan. Saya benar-benar di luar kendali. Saya seperti disuruh: ‘Tweet itu! Keluar!’

“Dan hampir setiap pertandingan yang dimenangkan Villa (yang tidak banyak musim ini). Saya sudah berusaha mendapatkannya, tetapi mereka menjauhkannya dari saya sekarang.”

Kesehatan Mental Pemain Inggris

William merasa prihatin dengan kesehatan mental para pemain Inggris.
“Saya telah bertemu banyak pemain. Sangat menarik, dari berbagai olahraga dan tim yang berbeda berperilaku di ruang ganti,” kata William.

“Setiap kali saya pergi ke ruang ganti Timnas Inggris, saya selalu terasa lebih banyak tekanan. Saya tidak tahu apa itu, tetapi Anda perhatikan orang-orang merasa jauh lebih sulit untuk bersantai.”

“Kami sering berbicara tentang kebugaran fisik. Tapi kami tidak pernah benar-benar berbicara tentang kebugaran mental. Kita semua harus tetap bugar secara mental, tidak lebih dari atlet profesional yang dalam keadaan khusus bermain untuk Inggris di bawah tekanan besar. Para pemain harus memiliki kepala yang tajam seperti kaki-kaki mereka.”

Be the first to comment

Leave a Reply