Nissan dan Renault Dituduh Lakukan Dieselgate ?

RiderTua.com – Kalau mendengar dieselgate, sudah tentu yang terbayang pertama kali adalah Volkswagen. Produsen mobil ini terbukti melakukan kecurangan hasil tes emisi mesin dieselnya dan harus membayar denda tak sedikit. Kini Renault dan Nissan yang dituduh curangi hasil emisi, serupa dengan VW. Jika terbukti bersalah, maka akan ada 1,3 juta kendaraan yang harus di-recall. Waduh!

Renault-showroom-Surabaya

Baca juga: Dituduh Soal Dieselgate, Mitsubishi Jerman Membantah !

Renault dan Nissan Dituduh Curangi Emisi

Kabar ini muncul setelah Harcus Parker, firma hukum di Inggris, akan menyiapkan class-action lawsuit atau gugatan perwakilan kepada dua produsen mobil, yang tak lain adalah Nissan dan Renault. Mereka mengklaim punya informasi dari Departemen Transformasi mengenai kasus yang berkaitan dengan dieselgate. Sebenarnya masalah apa, sih?

Disebutkan kalau mereka ‘katanya’ punya dokumen yang berisi hasil emisi ratusan ribu unit Qashqai tak sesuai dengan standar, bahkan sudah melanggar batas hingga 15 kali lipat. Tapi mereka curiga kalau Nissan menggunakan alat untuk mencurangi hasilnya, seperti yang dilakukan VW dulu. Dari penyelidikannya, firma ini menemukan kejanggalan serupa selain Qashqai.

Harus Diatasi?

Harcus Parker punya bukti berupa data independen mengenai hasil tes ratusan ribu unit mobil Nissan dan Renault, tapi dengan hasil yang sudah dimanipulasi. Model yang ‘tertuduh’ memiliki data emisi palsu antara lain Note, Juke dan X-Trail untuk Nissan, serta Clio, Espace, Captur, Megane, dan Scenic dari Renault. Info lainnya yaitu unit yang dicurangi datanya adalah unit produksi tahun 2009 hingga 2018.

aliansi-renault-nissan-mitsubishi
(foto: News Okezone.com)
aliansi-renault-nissan-mitsubishi

Dengan serangkaian tuduhan tersebut, kedua produsen ini (yang kebetulan berada dalam satu aliansi dengan Mitsubishi) kompak membantahnya. Baik Nissan maupun Renault mengaku tak memasang perangkat lunak yang dapat memanipulasi data emisi mobilnya. Keduanya selalu taat peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Meski demikian, sepertinya itu tak membuat Harcus Parker untuk tetap mengugat kedua produsen raksasa ini. Jika terbukti melakukannya, maka Nissan sekali lagi diterpa masalah, namun ini bisa menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Be the first to comment

Leave a Reply