Yamaha M1 2020 Berubah Bagus, Kata Vinales: Itu Atas Permintaan Saya!

Menurut Vina, pada dasarnya, Prototipe MotoGP M1 2020 menjadi paket keseluruhan yang lebih baik daripada model sebelumnya, yang memiliki efek positif pada manajemen ban, top speed dan akselerasi.

RiderTua.com – Sejak kemenangannya di MotoGP Assen Juni 2019, Maverick Vinales finis di podium enam kali. Dalam 4 kali tes pramusim menetapkan waktu terbaik selama tiga hari. Jadi tidak mengherankan dia menjadi salah satu favorit Juara Dunia. Dia diganjar perpanjangan kontrak hingga 2022 oleh tim garputala. Yamaha M1 2020 berubah bagus, ini kata Vinales..

Yamaha M1 2020 Berubah Bagus

Salah satu aspek penting dari peningkatan performa M1 adalah di lap awal. “Yang paling penting adalah memperbaiki saat start. Saya pikir Yamaha melakukan pekerjaan dengan baik di daerah ini di musim dingin. Yang paling penting tahun ini adalah menjadi yang pertama atau kedua di tikungan pertama”.

Yamaha M1 2020 Semakin Baik

Menurut Vina, pada dasarnya, M1 2020 menjadi paket keseluruhan yang lebih baik daripada model sebelumnya, yang memiliki efek positif pada manajemen ban, top speed dan akselerasi.

“Sepertinya ada banyak kemajuan, tidak hanya saat start. Tetapi juga sesudahnya. Ketika kecenderungan wheelie (roda depan mengangkat), kita masih bisa menggunakan banyak power”, tandas Vinales.

Daftar Permintaan Vinales

Perubahan itu akibat permintaan Vinales. “Saya berbicara dengan tim, kami mulai mengubah beberapa hal dan saya memperbaiki gaya balap saya. Di paruh kedua musim ini kami memperoleh banyak konsistensi dan kami berhasil bertarung di puncak dan mendekati podium”.

Vinales melanjutkan: “Semua itu adalah bagian atas daftar permintaan saya untuk Yamaha dan itu adalah pekerjaan rumah saya yang paling penting di musim dingin ini. Jika kami tidak dapat meningkatkan performa saat start, kami tidak akan bisa mendapatkan hasil nyata. Itu adalah kendala terbesar tahun lalu.

Kemudian dia memberikan analogi: Saya start ketujuh atau kedelapan dalam banyak balapan dan finis di posisi kedua atau ketiga. Jika saya berada di barisan depan dari awal, mungkin saya bisa membuka celah. Sangat sulit untuk menerima bahwa kami memiliki masalah ini, tetapi kami harus bersabar untuk memperbaikinya”.

Kita lihat saja jika strategi Vinales untuk menang adalah tercepat di tikungan pertama, apakah dia mampu menahan gempuran Honda dan Ducati di 20 lap.. Apalagi sering dilibas di trek lurus karena top speed Yamaha masih inferior..

Be the first to comment

Leave a Reply