Tesla Tutup Sementara Pabriknya di China

(Foto: AntaraNews.com)

RiderTua.com – Beberapa bulan lalu, Tesla resmi melakukan ekspansi produksi mobilnya hingga ke China. Mereka menganggap pasar ini sebagai pusatnya penjualan kendaraan secara global. Namun entah mengapa Tesla harus menutup pabriknya disana untuk sementara waktu. Apa karena pandemi atau sebab lainnya?

Baca juga: Tesla Catat Keuntungan Hingga Rp 200 Miliar !

Tesla Menutup Pabriknya Untuk Sementara

China menjadi pasar yang sangat menggiurkan bagi produsen mobil, tak terkecuali Tesla. Apalagi setelah mendengar kalau mobil listrik sangat laris disana. Tentu mereka tak ingin melewatkan kesempatan emas tersebut, dan sudah memulainya dengan Model 3.

Tapi perkembangannya hampir terganggu oleh dampak pandemi yang melanda seluruh dunia. Selain itu, Tesla sempat menutup pabrik itu selama lima hari untuk memperingati Hari Buruh Internasional, tapi entah mengapa diperpanjang ‘hari liburnya’. Jadi apa yang sebenarnya terjadi?

Kekurangan Bahan Baku?

Belum banyak informasi yang didapat mengenai penyebabnya. Tapi dugaan kuat kalau Tesla di China sedang kekurangan bahan baku untuk membuat mobil. Seperti suku cadang hingga peralatan manufakturnya yang masih harus ditangani.

Mungkin kekurangan bahan baku ini merupakan dampak lanjutan dari pandemi. Memang sebagian besar produsen mobil harus menghentikan kegiatan produksinya, beberapa diantaranya karena penyebab yang sama. Termasuk Tesla, yang kini tak bisa lagi menggarap mobilnya walau hanya sementara.

Mungkin Tesla kini harus sebisa mungkin untuk kembali membuat mobil disana. Dengan penghentian sementara ini, bisa-bisa penjualan Tesla yang didapat ikut menurun seperti produsen lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply