DFSK Sokon Siap untuk Buat Mobil Listrik Kapan Saja


ktm indonesia

proses produksi pabrik sokon
proses produksi pabrik sokon

RiderTua mobil – Era kendaraan listrik masih belum terasa di Indonesia. Lambatnya penetapan regulasi khusus kendaraan listrik dan minimnya sarana prasarana pendukung menjadi penyebabnya. Meskipun begitu, ada sejumlah produsen yang sudah mempersiapkan untuk memproduksi mobil listrik nantinya. DFSK Sokon siap untuk buat mobil listrik kapan saja.

Baca juga: Ternyata DFSK Glory 580 Punya Versi Off-Road

Tak Ada Masalah untuk Memproduksi Mobil Listrik

Beberapa produsen sudah ada yang menyiapkan mobil listrik mana yang akan dijual di Indonesia. Sementara ada juga produsen yang telah menyiapkan pabrik produksi yang sudah bisa membuat mobil listrik. Seperti yang dilakukan oleh DFSK Sokon. Sejak mendirikan pabrik mereka sudah lebih dulu menerapkan sistem pabrik 4.0 atau 90 persennya sudah menggunakan robot.

Teknologi yang dipakai Sokon ternyata merupakan hasil kerjasama dengan perusahaan mobil listrik tenar asal Amerika Serikat, Tesla. Secara keseluruhan pabrik produksi tersebut menghabiskan dana sebesar 150 juta dolar AS dan dioperasikan pada tahun lalu. Disana Sokon membuat pikap Super Cab dan SUV Glory 580.

Franz Wang selaku Managing Director of Sales Center PT. Sokonindo Automobile mengatakan

“Pabrik kami pun sudah memiliki teknologi tinggi untuk membuat mobil dan secara teknologi bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembuatan mobil listrik”

Karena menggunakan berbagai teknologi canggih, maka Sokon tidak perlu khawatir untuk menyambut era kendaraan listrik di Indonesia. Artinya tak akan ada masalah yang terjadi ketika memproduksi mobil listrik karena sudah disiapkan sejak awal. Tetapi entah model listrik apakah yang akan dibawa Sokon ke Indonesia.

DFSK Sokon sebenarnya bukan pendatang baru di Indonesia. Sebelum Wuling datang, Sokon sudah berjualan di pasar otomotif nasional dengan mengandalkan Super Cab. Namun namanya kurang tenar sebelum akhirnya meluncurkan Glory 580, barulah Sokon dikenal oleh masyarakat luas.

Be the first to comment

Leave a Reply