Strategi Sokon Untuk Bisa Bertahan di Indonesia

deretan mobil produksi sokonindo

RiderTua Mobil – DFSK Sokon sudah mulai bergairah berjualan mobil di Indonesia. Sejak meluncurkan Glory 580 di IIMS 2018 kemarin, Sokon berusaha mencari cara agar SUV terbarunya ini bisa menjadi terkenal di Indonesia. Semua ini dilakukan untuk dapat bertahan menghadapi persaingan yang ada. Strategi Sokon untuk bisa bertahan di Indonesia.

Baca juga: Empat Negara Terpenting Dalam Hidup DFSK Sokon

Tak Mudah Menghadapinya

Untuk bisa memenangkan persaingan, Sokon mempunyai beberapa strategi seperti meningkatkan kualitas produknya serta pada layanan purna jualnya. Sokon sudah mulai bergerak aktif setelah peluncuran perdana Glory 580 dengan memperluas jaringan dealernya di berbagai kota besar di Indonesia.

Hal itu dilakukan tidak lain untuk mengenyahkan anggapan produk China yang berkualitas buruk. Selama ini konsumen Indonesia selalu enggan membeli mobil buatan produsen China karena berbagai alasan. Dari fitur yang minim, performa mesin yang loyo sampai kualitas bahan baku yang jelek. Stigma ini mulai terjadi ketika ada produsen mobil dari China sebelum Sokon dan Wuling, sebelum akhirnya harus angkat kaki dari Indonesia karena tidak laku.

Belajar dari pengalaman, Sokon tidak main-main dengan penjualan mobilnya. Meskipun hingga kini mereka masih belum menentukan target penjualan untuk tahun ini. Karena Sokon bukan produsen asal China pertama yang berani berjualan setelah sebelumnya Wuling hadir terlebih dulu disini. Tetapi masih harus meningkatkan brand mereka agar bisa dikenal banyak masyarakat Indonesia. Kini Sokon fokus dulu pada produksi dan penjualan Glory 580.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*